Seorang laki-laki di Florida, Mordechai Brafman (27 tahun), ditangkap dan didakwa dengan dua tuduhan percobaan pembunuhan setelah menembaki sebuah kendaraan yang berisi dua pria yang ia kira sebagai warga Palestina. Namun, korban ternyata adalah wisatawan asal Israel.
Menurut laporan kepolisian Miami Beach, Brafman, yang dikenal sebagai pendukung ekstrem Israel, menghentikan kendaraannya pada Sabtu (15/2) malam dan melepaskan setidaknya 17 tembakan ke arah kedua korban. Akibatnya, satu orang terkena tembakan di bahu, sementara yang lain mengalami luka di lengan bawah.
Saat dalam tahanan, Brafman mengatakan kepada polisi bahwa ia menembak karena mengira kedua korban adalah warga Palestina. Namun, pihak berwenang memastikan tidak ada hubungan sebelumnya antara tersangka dan korban, serta serangan tersebut tidak diprovokasi.
Kasus ini terjadi di tengah meningkatnya kejahatan bermotif kebencian di Amerika Serikat, terutama sejak agresi Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023. Kelompok hak asasi manusia mencatat lonjakan serangan terhadap warga Muslim, Palestina, dan Yahudi, termasuk pembunuhan seorang anak Palestina-Amerika di Illinois, penikaman seorang laki-laki Palestina-Amerika di Texas, dan pemukulan seorang laki-laki Muslim di New York.
Di Florida sendiri, laporan kejahatan rasial melonjak lebih dari 50% dari 161 insiden pada 2022 menjadi 249 insiden pada 2023, dengan peningkatan tajam dalam kasus yang menargetkan individu berdasarkan etnis dan agama.
Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) cabang Florida menyerukan agar Brafman dikenai dakwaan kejahatan rasial federal. Menurut juru bicara CAIR, Wilfredo Amr Ruiz, motif bias tersangka harus menjadi faktor penentu dalam dakwaan, terlepas dari identitas etnis korban. Serangan berdasarkan kesalahan identitas, seperti dalam kasus ini, tetap dianggap sebagai kejahatan bermotif kebencian di bawah hukum AS.
Sumber:
https://www.reuters.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








