JAKARTA-Di tengah genosida, rasa dahaga telah menyiksa warga Gaza. Air bersih yang menjadi kebutuhan dasar setiap makhluk hidup kini sangat sulit diakses di Jalur Gaza. Oleh sebab itu, untuk membasahi dahaga warga Gaza, pada 22 April 2025, Adara Relief International menyalurkan bantuan air bersih yang memberi manfaat bagi 4.250 orang di Deir Balah.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) telah memperingatkan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin lama terus memburuk. Mereka melaporkan bahwa 96 persen rumah tangga di Gaza mengalami krisis air dan tidak dapat mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Krisis air bersih semakin diperparah dengan dihancurkannya infrastruktur penyedia air di Jalur Gaza. OCHA mencatat bahwa 90 persen penduduk telah melaporkan kelangkaan air minum akibat hancurnya infrastruktur dan habisnya sumber daya dasar. Hal ini membuat ancaman bagi warga Gaza semakin bertambah, sebab orang-orang yang tidak kehilangan nyawa karena bom, terancam kehilangan nyawa akibat penyakit yang disebabkan oleh air yang tercemar.
Langkanya air bersih di Gaza telah membuat penduduknya terpaksa menggunakan air apapun yang mereka temukan untuk aktivitas sehari-hari. Mereka meminum air hujan yang tidak higienis, mencuci pakaian menggunakan air laut, bahkan banyak yang sudah lupa kapan terakhir kali bisa mandi karena air telah menjadi kemewahan yang sangat langka di Gaza.

Menanggapi krisis tersebut, pada 22 April 2025, Adara Relief International menyalurkan bantuan air bersih ke Gaza. Bantuan yang diberikan berupa 17 tangki berisi air bersih yang memberi manfaat bagi 4.250 orang di Deir Balah.

Di sekitar tangki-tangki air yang Adara salurkan, warga Gaza mengisi jeriken atau ember yang mereka bawa dengan air bersih. Wajah-wajah mereka berubah cerah, sebab kini mereka bisa membawa pulang air bersih untuk keluarga mereka. Terima kasih Sahabat Adara dan masyarakat Indonesia, setiap tetes air yang masuk ke Gaza, telah menumbuhkan kepercayaan bahwa mereka tidak menghadapi genosida ini sendirian.








