• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel Tema Populer

KETIKA KESEDIHAN DATANG, BOLEHKAH MENANGIS?

by Adara Relief International
Desember 19, 2015
in Tema Populer
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
299
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada suatu hari, ibu2 sedang berkumpul disebuah masjid. Disela penyampaian materi ttg “Jangan Bersedih” seorang ibu bertanya: “bagaimana hukumnya jika kita menangis ketika musibah itu datang menimpa kita misal meninggalnya salah seorang klrg? Apakah tangisan dapat menyebabkan mayit dlm kubur mendapatkan adzab?”

Jawaban ada dlm sabda Rasulullah saw:

Baca Juga

Gegap Gempita Piala Dunia 2026 yang Menyilaukan Mata Dunia dari Kondisi Rakyat Palestina

Hari Pengungsi Sedunia dan Penderitaan Pengungsi Palestina yang Tenggelam dalam Gejolak Timur Tengah

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
: ” إن الله لا يعذب بدمع العين ولا بحزن القلب، ولكن يعذب بهذا وأشار إلى لسانه أو يرحم. ” متفق عليه

Bersabda Rasulullah saw :
“Sesungguhnya Allah tdk mengazab dikarenakan mata yang menangis dan tdk juga krn hati bersedih akan tetapi DIA mengazab dikarenakan ini (memberi isyarat pd lisannya). Atau DIA merahmatinya.” HR.Imam Bukhory dan Muslim

قال النووي رحمه الله: (وأجمعوا كلهم على اختلاف مذاهبهم على أن المراد بالبكاء – أي البكاء الذي يعذب عليه – البكاء بصوت ونياحة، لا مجرد دمع العين.)

Berkata Imam Annawawy: “para ulama sepakat sesuai mazhab masing2 bahwa yang dimaksud dg tangisan yang menyebabkan azab kepada dirinya adalah tangisan dengan bersuara dan Rintihan bukan sekedar mata yang menangis.

Bukan golongan kami orang yang memukul pipinya, merobek robek kantong bajunya dan berkata kata dengan kata Jahiliyah. (Alhadits)

Kesimpulan :
Menangis dibolehkan karena itu bagian dari fitrah atau manusiawi dengan beberapa syarat :
1. Menangis dengan mata bukan dengan hati. Karena hati harus selalu terhubung dengan Allah swt. Dengan begitu maka tidak ada kesedihan yang berlebihan dan melampaui batas.
2. Menjaga Lisan jangan sampai terlontar kata kata yang tidak pantas kepada Allah swt. Seperti menolak takdir NYA, merasa tidak kuat dengan takdir yang sudah ditetapkanNYA. Tapi cobalah atasi dengan selalu berdzikir dan berdoa memohon kekuatan dr NYA.
3. Melapangkan dada dan menyakini bahwa apa yang terjadi adalah yang terbaik buat diri dan kehidupannya. Karena dibalik musibah ada kebaikan yang sangat besar yang Allah ingin berikan buat hambaNYA. Mencoba menggali hikmah yang tertumpuk oleh debu2 musibah tsb. Contoh : ketika Allah menguji manusia dengan meninggal anak balita nya ternyata Allah ingin menggantikannya surga.
4. Husnuzh-zhon berbaik sangka kepadaNYA. Karena sesuai dengan sangkaan hambaNYA. Contoh : ketika Allah menguji kita dengan hilangnya harta padahal harta tsb milik orang lain (tertipu atau mengalami kebangkrutan dlm.berbianis) maka ALLAH ajarkan kita sifat tanggung jawab, dapat berinfaq dengan jumlah besar (puluhan atau bahkan ratusan juta) yang jika dalam kondisi normal manusia mustahil akan melakukannya.
5. Bersabar merupakan satu satunya kunci dapat melalui musibah tersebut.
Berfirman Allah swt:
“واستعينوا بالصبر والصلاة ”
Mintalah pertolongan dengan kesabaran dan sholat”

By : Eva Al’alawy

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hukum Memakai Mukena dari Sutera

Next Post

Cara Melakukan Ruqyah

Adara Relief International

Related Posts

Luka yang Tak Terobati: Tentang Ribuan Jenazah yang Hilang dan Penantian Panjang Akan Kepastian
Artikel

Luka yang Tak Terobati: Tentang Ribuan Jenazah yang Hilang dan Penantian Panjang Akan Kepastian

by Adara Relief International
Agustus 21, 2026
0
19

Pada 4 Agustus 2026, sebuah momen pemakaman massal terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya diselenggarakan di Gaza. Ratusan jenazah dijejerkan...

Read moreDetails
Darah, Air Mata, dan Residu Senjata: ‘Makanan’ Pertama yang Dirasakan Bayi-Bayi Palestina

Darah, Air Mata, dan Residu Senjata: ‘Makanan’ Pertama yang Dirasakan Bayi-Bayi Palestina

Agustus 12, 2026
36
Gegap Gempita Piala Dunia 2026 yang Menyilaukan Mata Dunia dari Kondisi Rakyat Palestina

Gegap Gempita Piala Dunia 2026 yang Menyilaukan Mata Dunia dari Kondisi Rakyat Palestina

Juni 29, 2026
87
Tenda-tenda pengungsi Palestina di Beirut, Lebanon (Arab News)

Hari Pengungsi Sedunia dan Penderitaan Pengungsi Palestina yang Tenggelam dalam Gejolak Timur Tengah

Juni 19, 2026
72
71 Tahun Setelah KAA: Masih Relevankah Sikap Indonesia terhadap Palestina?

71 Tahun Setelah KAA: Masih Relevankah Sikap Indonesia terhadap Palestina?

April 27, 2026
92
Pos pemeriksaan di Tepi Barat (PCHR)

Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

Maret 18, 2026
1.6k
Next Post
Cara Melakukan Ruqyah

Cara Melakukan Ruqyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Barakah Circle Theory: Sebuah Pendekatan Geopolitik Islam terhadap Baitul Maqdis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630