• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kesaksian Baru Ungkap Penyiksaan Brutal di Kamp Penahanan Israel Sde Teiman

by Adara Relief International
November 17, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kesaksian Baru Ungkap Penyiksaan Brutal di Kamp Penahanan Israel Sde Teiman
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pusat Hak-Hak Tahanan Palestina kembali merilis kesaksian mengerikan dari para mantan tawanan, baik dewasa maupun anak-anak yang menggambarkan Kamp Sde Teiman sebagai tempat penuh penyiksaan yang “nyaris setara dengan kematian”.

Khaled Barakat, yang ditahan selama 130 hari, menyebut pengalamannya sebagai episode “selamat dari maut”. Ia menceritakan bahwa selama penahanan, ia terus-menerus diborgol, ditutup matanya, dan ditempatkan dalam kandang besi berisi 130 orang di bawah pengawasan ketat. Gerakan kecil saja dibalas dengan pukulan dan penghinaan. Ia dan tawanan lain diserang anjing polisi setiap hari, mengalami pemukulan brutal, serta tidak pernah diperiksa dokter meski tulang rusuk banyak yang patah dan membentuk kembali secara tidak normal.

Barakat juga menggambarkan kondisi sanitasi yang sangat tidak manusiawi seperti, hanya diizinkan ke toilet sekali sehari, sering dipaksa buang air besar dan kecil dalam keadaan diborgol, serta harus berbagi ember yang tidak dikosongkan hingga isinya meluap ke ruangan tawanan. Saat pemindahan ke pusat penahanan lainnya, para tawanan dianiaya dengan tongkat, alat tajam, gigitan anjing, hingga setrum listrik.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Kesaksian serupa datang dari tiga remaja Palestina, yaitu Mohammad Nael Khamis al-Zoghbi (17), Faris Ibrahim Abu Jabal (16), dan Mahmoud Hani al-Majayda (17) yang diculik di dekat titik distribusi bantuan selama genosida di Gaza. Mereka melaporkan penyiksaan, kelaparan, dan perlakuan tidak manusiawi yang membuat mereka mengalami trauma berat: mimpi buruk, tidak bisa tidur, hingga sering mengompol akibat ketakutan.

Abu Jabal menceritakan bahwa ia dipukuli hingga dahinya sobek dan dijahit, lalu dipaksa berbaring di “ruang disko”, sebuah ruang beton tempat mereka disiksa sambil diperdengarkan musik berbahasa Ibrani selama lebih dari 12 jam. Ia juga dilecehkan secara psikologis ketika seorang petugas intelijen menunjukkan foto ibunya yang diedit dan mengklaim bahwa perempuan di keluarganya telah “diperkosa dan dibunuh”. Ketika ia bereaksi, ia digantung dengan borgol dan dipukuli berulang kali.

Majayda mengalami pemukulan, setrum listrik, dikurung sendirian, dilucuti pakaiannya, dan dibiarkan menggigil di ruangan dingin selama dua hari. Ia ditawari bekerja sebagai “perisai manusia” untuk tentara Israel dengan bayaran bulanan 30.000 shekel, namun ketika menolak, ia kembali dilempar ke ruang penyiksaan dan diserang anjing. Ia mengaku berharap segera menemui ajal akibat siksaan tersebut.

Sementara itu, Zoghbi mengalami penyiksaan hingga ia mendengar tulang tangannya retak akibat borgol yang diperketat. Setiap malam selnya digerebek, anjing dilepas ke arah para tawanan, dan granat kejut dilemparkan ke dalam ruangan. Hingga setelah dibebaskan, ia masih terbangun setiap pukul 2 pagi karena tubuhnya terbiasa dengan waktu penggerebekan. Semua remaja ini menyatakan penyiksaan tersebut telah “merampas masa pertumbuhan” mereka.

Organisasi Defense for Children International – Palestine (DCIP) menegaskan bahwa perlakuan terhadap ketiga anak ini bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari sistem penyiksaan yang “dirancang untuk menghancurkan pribadi mereka dan memaksa pengakuan palsu”. DCIP menyebut praktik ini sebagai pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa, Statuta Roma, dan Konvensi Menentang Penyiksaan, yang secara hukum mengikat Israel.

Kesaksian Barakat dan ketiga remaja ini memperkuat laporan lama tentang pola penyiksaan sistematis terhadap tawanan Palestina di bawah penahanan Israel—sebuah praktik yang melanggar sepenuhnya prinsip dasar kemanusiaan dan hukum internasional.

Sumber: Qudsnen, Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Hancurkan Rumah di Rafah, 15 Jenazah Palestina Dikembalikan

Next Post

10.000 Pasien Meninggal akibat Runtuhnya Sistem Kesehatan, 900 Lainnya Terbunuh Menunggu Evakuasi Medis di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
23
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
10.000 Pasien Meninggal akibat Runtuhnya Sistem Kesehatan, 900 Lainnya Terbunuh Menunggu Evakuasi Medis di Gaza

10.000 Pasien Meninggal akibat Runtuhnya Sistem Kesehatan, 900 Lainnya Terbunuh Menunggu Evakuasi Medis di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630