Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin (9/5) mengumumkan nama 50 warga Palestina yang dibunuh oleh warga Israel sejak awal tahun ini. Sebanyak 49 di antaranya berasal dari Tepi Barat dan Al-Quds Timur, sementara seorang lainnya berasal dari Jalur Gaza. Di antara korban terdapat dua perempuan, yaitu Maha Zaatari (24) dari Hebron dan Ghada Sabatin (47) dari Betlehem, selatan Tepi Barat—yang dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel pada 10 April.
Daftar itu juga termasuk dua pria berusia 80 tahun, Omar Assad, dari Distrik Ramallah, dan Suleiman Hathalin, dari Distrik Hebron. Assad meninggal pada 13 Januari dan Hathalin pada 27 Januari, keduanya meninggal akibat kekerasan yang dilakukan tentara Israel. Sementara itu, korban termuda yang ada dalam daftar adalah Quasi Hamamreh (13) dari Betlehem, yang ditembak mati pada 13 April, dan Mohammad Salah (14), juga dari distrik Betlehem, yang dibunuh pada 22 Februari.
Secara keseluruhan, daftar korban berdasarkan usia adalah satu remaja berusia 16 tahun, lima berusia 17 tahun, empat berusia 18 tahun, dan dua berusia 19 tahun. Sementara itu, terdapat 25 warga Palestina berusia 20-an, empat berusia 30-an, tiga berusia 40-an, seoang lansia berusia 57 tahun, dan dua berusia 80-an.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129113
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







