• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kelaparan Mematikan di Gaza: Warga Serbu Bantuan, Anak-Anak Minum Air Asin

by Adara Relief International
Juli 30, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kelaparan Mematikan di Gaza: Warga Serbu Bantuan, Anak-Anak Minum Air Asin

Menurut Kementerian Kesehatan, 14 orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir saja akibat malnutrisi, sehingga jumlah total kematian akibat kelaparan menjadi setidaknya 147—termasuk lebih dari 90 anak-anak. [Getty]

17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di tengah krisis kelaparan yang semakin parah di Gaza, sejumlah kecil bantuan kemanusiaan yang diizinkan Israel untuk masuk ke Gaza dinilai oleh warga Palestina dan pengamat sebagai propaganda belaka–sebuah “teater kemanusiaan” atau langkah manipulatif untuk meredam kritik internasional, sembari tetap melanjutkan kampanye militernya.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Pada Ahad lalu, 73 truk bantuan yang masuk melalui penyeberangan Karim Abu Salim (Kerem Shalom) dan Zikim memicu kepanikan massal. Ratusan warga kelaparan menyerbu konvoi truk dalam keputusasaan. “Saya bersumpah, kami bukan mencuri. Kami kelaparan. Anak-anak saya belum makan selama dua hari,” kata Mohammed Abu Merea dari Gaza utara. Namun, bantuan tersebut dirampas oleh kelompok bersenjata sebelum sampai ke titik distribusi.

Kondisi di Gaza menunjukkan keruntuhan total tatanan sosial setelah 22 bulan agresi, blokade, dan kehancuran ekonomi. PBB telah memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang “kehancuran masyarakat secara menyeluruh”, dan kini, kehancuran itu tampak nyata di jalan-jalan.

Israel sempat mengumumkan “jeda taktis harian” untuk memungkinkan distribusi bantuan di beberapa wilayah Gaza. Namun, serangan udara dan artileri tetap berlangsung selama jeda tersebut. Pada Ahad dan Senin, lebih dari 100 warga Palestina terbunuh, termasuk bayi yang meninggal karena kelaparan di Khan Yunis dan delapan warga sipil yang menunggu bantuan di Salah al-Din Street.

Analis politik Gaza, Reham Odeh, menyebut jeda kemanusiaan itu sebagai “tipu daya mematikan.” Ia menegaskan bahwa yang dibutuhkan adalah gencatan senjata sejati, bukan propaganda.

Sejauh ini, sedikitnya 147 warga Gaza—lebih dari 88 di antaranya anak-anak—telah meninggal akibat kelaparan. Angka ini diperkirakan jauh lebih tinggi dari kasus yang terdokumentasi.

Pemerintah Gaza menyatakan Israel secara sengaja menciptakan kekacauan dan kelaparan. “Apa yang terjadi di perbatasan dan melalui airdrop bukanlah bantuan kemanusiaan. Ini adalah teater; rakyat dipaksa bertarung demi segenggam makanan, di bawah intaian drone,” ujar Kantor Media Pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Salah satu konvoi di Salah al-Din Street diserbu oleh warga yang putus asa. Anak-anak tanpa alas kaki mengejar truk, sementara pria membawa tongkat dan pisau dapur. Seorang ayah, Alaa Saber, mengatakan: “Anak saya minum air asin. Saya mengambil sekantong gula dan lari. Satu jam kemudian, tentara membombardir daerah itu.”

Sementara itu, bantuan udara yang dijatuhkan di zona merah justru menempatkan warga dalam bahaya. “Ini bukan bantuan, ini tontonan,” kata Ahmed Moammar, koordinator bantuan lokal. “Kami butuh koridor kemanusiaan yang aman, bukan sandiwara belas kasih.”

Lebih dari sekadar minimnya bantuan, warga Gaza marah terhadap sikap diam komunitas internasional atas strategi kelaparan yang disengaja ini. Sejak Maret, Israel telah menutup semua perlintasan utama, termasuk Rafah, membuat badan-badan bantuan internasional tak mampu mengisi kembali pasokan.

“Ini bukan hanya kejahatan Israel,” kata analis politik Hussam al-Dajani. “AS, Inggris, Jerman, dan lainnya turut bertanggung jawab. Dukungan politik mereka memungkinkan kelaparan ini terjadi, dan diamnya mereka menjadikan mereka mitra dalam penderitaan rakyat Palestina.”

Sumber:
https://www.newarab.com/news/israels-humanitarian-pause-gaza-deadly-lie

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB: Israel Gunakan “Kehausan sebagai Senjata” untuk Bunuh Warga Palestina di Gaza

Next Post

Teror Pemukim Israel terhadap Desa Kristen Taybeh: Kekerasan Sistematis dengan Dukungan Militer

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
15

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Teror Pemukim Israel terhadap Desa Kristen Taybeh: Kekerasan Sistematis dengan Dukungan Militer

Teror Pemukim Israel terhadap Desa Kristen Taybeh: Kekerasan Sistematis dengan Dukungan Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630