Komisioner Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, menyatakan bahwa kelaparan kini menjadi pembunuh terbaru di Jalur Gaza. Ia menyebut hal ini terjadi akibat Israel yang terus menghambat upaya penyaluran bantuan kemanusiaan oleh PBB dan mitra-mitranya.
Dalam unggahan di platform X (Twitter) pada Selasa (5/8), Lazzarini mengatakan bahwa selama lima bulan terakhir, Israel terus berupaya menggantikan sistem distribusi bantuan terkoordinasi milik PBB dengan empat titik distribusi militer yang mereka kelola sendiri. Akibatnya, kelaparan meluas dan mulai merenggut nyawa warga Gaza.
Sebelum kelaparan merebak, pusat-pusat distribusi berbasis komunitas yang didukung para mitra kemanusiaan mampu menjangkau hampir dua juta orang di seluruh Gaza. Kini, sistem itu lumpuh.
Lazzarini menegaskan, “Sudah saatnya bantuan diberikan secara aman, tanpa hambatan, dan dengan menjunjung martabat kemanusiaan.” Ia menyerukan agar PBB dan para mitranya diberi akses penuh untuk menjalankan tugas kemanusiaan mereka di wilayah yang dilanda krisis ini.
Sumber:
https://english.palinfo.com/news/2025/08/05/344858/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/159980








