Puluhan pengunjuk rasa pro-Palestina berpartisipasi dalam sebuah demonstrasi untuk memprotes konser yang diadakan oleh Israel Symphony Orchestra di San Francisco. Para pengunjuk rasa membawa sebuah spanduk besar bertuliskan, “Tidak ada simfoni untuk apartheid Israel”, di depan pintu gedung konser. Mereka juga meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan kebebasan Palestina saat para peserta orkestra masuk.
Para demonstran membagikan selebaran edukasi kepada para peserta, menjelaskan beberapa kejahatan yang dilakukan oleh rezim Israel. Itu termasuk pembunuhan jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh, pembunuhan di luar hukum terhadap 118 warga Palestina di Tepi Barat, dan penggusuran tempat tinggal dan bangunan warga Palestina secara berkelanjutan.
Postingan yang beredar menunjukkan paradoks San Francisco dalam menyambut orkestra Israel, sementara Israel melarang seniman Palestina bepergian ke negara lain untuk tampil. Selebaran tersebut menunjukkan bahwa “Israel memaksa Orkestra Nasional Palestina, yang didirikan pada 1936, untuk membubarkan diri pada 1948 ketika (Israel) resmi didirikan.” Kemudian, pada 1993, Konservatorium Musik Nasional Edward Said didirikan di Ramallah dan pada 2010 Konservatorium menghidupkan kembali Orkestra Nasional Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








