Sedikitnya 21 orang tewas, termasuk anak-anak, dan banyak lainnya luka-luka ketika kebakaran besar melanda sebuah bangunan tempat tinggal di Kamp Pengungsi Jabalia, utara Jalur Gaza pada Kamis malam (17/11). Koresponden WAFA mengatakan puluhan korban dievakuasi keluar dari gedung, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Indonesia di kota terdekat, Beit Lahiya.
Saksi mengatakan bahwa kebakaran terjadi di sebuah apartemen perumahan dan menyebar ke seluruh bangunan, menambahkan bahwa jumlah korban kemungkinan akan bertambah. Laporan awal mengatakan sejumlah benzena disimpan dalam jumlah besar di dalam apartemen, sehingga api mudah menyebar dan menyebabkan kebakaran yang memakan banyak korban.

Menyusul insiden tragis tersebut, Presiden Mahmoud Abbas menyatakan berkabung selama sehari. Bendera akan dikibarkan setengah tiang di semua lembaga resmi. Dia menggambarkan apa yang terjadi sebagai bencana nasional, dan memerintahkan semua otoritas terkait untuk melakukan segala kemungkinan untuk membantu keluarga korban dan meringankan penderitaan mereka.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini







