Kapal Handala, yang dioperasikan oleh Koalisi Freedom Flotilla, berlayar dari pelabuhan Siracusa, Italia, pada Ahad (14/7) membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan untuk Gaza. Keberangkatan ini terjadi lebih dari sebulan setelah kapal Madleen yang lebih dulu mencoba misi serupa, dibajak dan disita secara ilegal oleh pasukan Israel di perairan internasional, sementara seluruh awaknya yang berjumlah 12 orang ditahan dan dideportasi.
Handala, kapal bekas penangkap ikan asal Norwegia, memulai pelayaran sekitar pukul 12 siang waktu setempat. Kapal ini diperkirakan membawa sekitar 15 hingga 18 aktivis, termasuk dua anggota partai kiri Prancis La France Insoumise (LFI), serta memuat pasokan medis, makanan, perlengkapan anak-anak, dan obat-obatan. Kapal akan menempuh perjalanan sejauh 1.800 kilometer melintasi Laut Mediterania dan direncanakan singgah di Gallipoli, Italia, sebelum melanjutkan pelayaran menuju pantai Gaza selama kurang lebih satu pekan.
Puluhan pendukung Palestina, mengenakan keffiyeh dan mengibarkan bendera Palestina, berkumpul di pelabuhan untuk melepas keberangkatan kapal dengan seruan “Bebaskan Palestina.”
Koalisi Freedom Flotilla menyatakan misi ini dilakukan demi anak-anak Gaza, untuk menembus blokade kemanusiaan dan memecah “kesunyian musim panas terhadap genosida.” Salah satu aktivis yang turut serta, Gabrielle Cathala dari Partai LFI, menyatakan: “Saya berharap kami bisa mencapai Gaza, tetapi jika tidak, itu akan menjadi satu lagi pelanggaran hukum internasional oleh Israel.”
Sumber:
https://www.#/20250713-freedom-flotillas-gaza-bound-handala-sets-sail-from-italy/
https://www.newarab.com/news/handala-new-gaza-bound-aid-boat-leaves-italy








