• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Jurnalis Palestina Membongkar Penyiksaan Seksual oleh Tentara Israel di Kamp Sde Teiman

by Adara Relief International
Desember 1, 2025
in International
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Jurnalis Palestina Membongkar Penyiksaan Seksual oleh Tentara Israel di Kamp Sde Teiman
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pusat Perlindungan Jurnalis Palestina mengungkap kesaksian mengejutkan dari seorang jurnalis yang mengalami pemerkosaan dan penyiksaan seksual menggunakan anjing terlatih selama penahanannya di kamp Israel, Sde Teiman. Ia mengalami keruntuhan psikologis parah selama lebih dari dua bulan dan merahasiakan identitasnya demi melindungi keluarga.

Jurnalis tersebut ditangkap pada 18 Maret 2024 dalam penggerebekan di Kompleks Medis Al-Shifa, Gaza, saat ia sedang meliput dengan memakai rompi pers dan kamera. Ia ditahan selama 20 bulan di berbagai penjara Israel, termasuk tiga bulan di Sde Teiman dan satu bulan di Ofer. Menurut lembaga perlindungan tersebut, kasus ini merupakan salah satu kejahatan paling berbahaya yang menimpa jurnalis Palestina.

Ia mengungkap bahwa ia dan tujuh tawanan lainnya mengalami kekerasan seksual kelompok selama hampir tiga menit. Mereka diikat, ditutup matanya, dan diseret ke area terpencil di dalam kamp. Ia mengalami gangguan mental dan saraf, kehilangan kemampuan fokus, serta menunjukkan gejala gangguan stres akut dan PTSD, sebagaimana dikonfirmasi dokter dan pakar hukum yang meninjau kesaksiannya.

Menurutnya, penyiksaan itu bukan tindakan tunggal, melainkan bagian dari taktik sistematis untuk mematahkan mental para tawanan. Ia menjelaskan bahwa anjing digunakan sebagai alat penyiksaan, sementara interogasi berlangsung brutal, disertai pemindahan paksa antarlokasi penahanan dengan truk militer. Selama sekitar 100 hari di Sde Teiman, ia mengalami kondisi tidak manusiawi: penyiksaan fisik dan mental, kurang tidur, kelaparan, penghinaan agama, minim perawatan medis, serta sengatan listrik.

Penyiksaan seksual disebutnya sebagai kekerasan paling berat yang ia alami, dilakukan di ruang-ruang tertutup di hadapan tentara dan perwira Israel tanpa pengawasan atau akuntabilitas. Perlakuan semakin memburuk setelah para tentara mengetahui bahwa ia seorang jurnalis; ia dituduh menyebarkan “informasi menyesatkan” dan diancam hukuman seumur hidup.

Kesaksiannya menggambarkan sel-sel yang penuh sesak, sanitasi buruk, wabah penyakit, minim makanan dan air, larangan beribadah, serta penghinaan berulang. Ia juga mengaku menyaksikan kematian sejumlah tawanan, termasuk akademisi dan dokter, dalam kondisi yang tidak dapat dijelaskan.

Baca Juga

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

“Kami melewati musim gugur dan musim dingin dengan pakaian tipis yang sobek. Kami tidur di lantai,” katanya. “Kami masuk ke penjara ini dalam keadaan hidup. Kami keluar dengan tubuh hancur dan jiwa yang patah. Mereka yang tidak mati di dalam, keluar sebagai manusia yang selamanya terluka.”

Pusat Perlindungan Jurnalis Palestina menegaskan bahwa apa yang terjadi merupakan pemerkosaan dan penyiksaan seksual berdasarkan Konvensi Menentang Penyiksaan 1984. Tindakan ini juga tergolong kejahatan perang menurut Pasal 8 Statuta Roma dan dapat menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan menurut Pasal 7 jika terbukti dilakukan secara sistematis. Pelanggaran ini juga bertentangan dengan Konvensi Jenewa dan merupakan serangan langsung terhadap jurnalis sebagai warga sipil yang dilindungi.

Lembaga tersebut mendesak agar kasus ini dibawa ke Mahkamah Pidana Internasional, seraya menuntut investigasi independen, penuntutan pelaku, pemberian perawatan medis dan psikologis bagi para penyintas, serta perlindungan bagi saksi.

Kesaksian ini menambah bukti yang semakin besar mengenai praktik penyiksaan sistematis di penjara-penjara Israel. Tahun lalu, kebocoran video dari Sde Teiman yang memperlihatkan lima tentara Israel menyiksa seorang tawanan Palestina secara seksual dan fisik, memicu guncangan politik dan militer. Skandal itu membuat jaksa militer Israel, Yifat Tomer-Yerushalmi, dicopot dari jabatannya, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut kebocoran tersebut sebagai “serangan terbesar terhadap citra Israel”.

Organisasi HAM melaporkan bahwa sejak 7 Oktober 2023, sebanyak 98 warga Palestina meninggal atau terbunuh di penjara dan pusat detensi Israel—angka yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mencerminkan runtuhnya standar penahanan serta minimnya pengawasan medis maupun hukum.

Sumber:
Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Universitas Islam Gaza Mulai Kembali Perkuliahan Tatap Muka di Tengah Reruntuhan

Next Post

Gaza Hadapi Ancaman Kolapsnya Layanan Kota akibat Krisis Bahan Bakar

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Desember 30, 2025
19
Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Desember 8, 2025
18
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
13
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
17
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
18
Next Post
Gaza Hadapi Ancaman Kolapsnya Layanan Kota akibat Krisis Bahan Bakar

Gaza Hadapi Ancaman Kolapsnya Layanan Kota akibat Krisis Bahan Bakar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630