Puluhan pemukim Israel yang dijaga polisi pada Minggu (2/4) menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds secara berkelompok, beberapa jam setelah polisi secara paksa mengusir ratusan jamaah Muslim dari tempat suci, menurut ke sumber lokal. Polisi Israel memutus aliran listrik dan memaksa warga Palestina yang sedang menunaikan salat untuk keluar dari Masjid Qibli, sementara warga Palestina berusaha mencegah polisi dengan menutup pintu masjid.
Otoritas Wakaf Islam yang dikelola Yordania, yang bertanggung jawab atas tempat suci tersebut, mengatakan bahwa sejumlah pemukim Israel memasuki kompleks tersebut melalui Gerbang Maroko (Bab al-Magharibah) dalam kelompok empat puluh orang dan melakukan ritual Talmud di sana di bawah perlindungan ketat polisi Israel.
Sebelumnya pada pagi hari, polisi Israel menyerbu Al-Aqsa dan secara paksa mengusir jamaah yang melakukan iktikaf di masjid selama bulan suci Ramadan. Polisi juga menyerang beberapa jamaah yang tetap berada di area masjid selama kehadiran pemukim Yahudi Israel, di tengah upaya otoritas pendudukan untuk memaksakan pembagian sementara tempat suci antara Islam dan Yahudi. Ratusan petugas polisi Israel juga dikerahkan di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) menjelang hari raya Paskah Yahudi (Pesach), yang akan diperingati pada Rabu mendatang, bertepatan dengan pekan ketiga Ramadan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








