Pasukan Israel membunuh seorang pemuda Palestina di Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) Timur pada Jumat malam (31/3). Media lokal mengatakan pemuda itu adalah Muhammad Al-Osaibi (26) dari Naqab (Negev). Dia adalah seorang mahasiswa kedokteran di Rumania yang ditembak setelah bergumul dengan pasukan Israel di Chain Gate (Bab al-Silsila). Saat itu, saksi mata melaporkan bahwa pasukan Israel sedang menyerang seorang perempuan Palestina yang berusaha masuk ke masjid.
Keluarga Al-Osaibi menuduh polisi Israel berbohong tentang keadaan kematian pemuda Palestina tersebut, lapor Anadolu Agency. Polisi Israel mengatakan bahwa al-Osaibi berusaha merebut senjata petugas setelah dia dihentikan untuk diinterogasi. Hal ini mendorong pasukan Israel untuk menembaknya. Menyusul insiden tersebut, pasukan Israel menutup gerbang kompleks Masjid Al-Aqsa untuk jamaah. Namun, keluarga al-Osaibi membantah cerita versi polisi tersebut.
“Polisi berbohong,” kata keluarga itu dalam sebuah pernyataan. “Mereka menembakkan lebih dari 20 peluru ke arahnya padahal dia tidak memiliki apa-apa.” Keluarga mengatakan al-Osaibi ditembak ketika dia turun tangan untuk membantu seorang perempuan Palestina yang diserang. Saksi mata mengatakan petugas polisi Israel menahan seorang gadis, memicu bentrokan dengan sekelompok warga Palestina, termasuk al-Osaibi.
“Polisi menembak al-Osaibi dari jarak dekat, tanpa alasan,” kata seorang saksi mata dalam pernyataan yang dikutip surat kabar Yedioth Ahronoth. Saksi mata juga menambahkan bahwa 20 tembakan terdengar dalam waktu kurang dari satu menit, menyebabkan Al-Osaibi terluka dan langsung tergeletak di lantai dekat Bab al-Silsila. Rekaman yang beredar dalam jaringan juga menunjukkan seorang pria tergeletak di lantai dekat Bab al-Silsila, sementara petugas Israel berdiri di dekatnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








