Perdana Menteri Israel Yair Lapid memimpin pertemuan keamanan pada Rabu (14/9) dan setuju untuk mengizinkan pemukim menyerang Masjid Al-Aqsa selama hari libur Yahudi. Pertemuan itu berlangsung untuk menilai situasi keamanan selama musim liburan panjang Yahudi bulan ini.
Menurut Channel 13, peserta pertemuan memutuskan untuk mengizinkan pemukim Yahudi untuk menyerbu Masjid Al-Aqsa meskipun mereka khawatir bahwa ini akan meningkatkan kemarahan penduduk Palestina di wilayah pendudukan. Saluran tersebut juga melaporkan sumber keamanan yang mengatakan larangan penyerbuan Masjid Al-Aqsa “Saat ini tidak ada dalam agenda,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa Israel “harus waspada” selama periode ini.
Tentara pendudukan Israel telah meningkatkan kehadirannya di Tepi Barat menyusul peningkatan perlawanan Palestina di dalam negara pendudukan. Tentara telah meningkatkan serangan malam di kota-kota seperti Jenin dan Nablus. Namun, pasukan juga harus menghadapi perlawanan bersenjata Palestina. Serangan terhadap Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) juga meningkat. Cendekiawan Islam telah menyerukan tanggapan cepat terhadap insiden semacam itu.
Sejak awal tahun ini, tentara Israel telah membunuh lebih dari 80 warga Palestina di Tepi Barat, jauh meningkat dibandingkan 2021. Kepala Staf Umum Pasukan Israel, Aviv Kochavi, menyalahkan Otoritas Palestina atas peningkatan perlawanan Palestina di wilayah pendudukan.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







