Pasukan penjajah Israel masih melanjutkan agresi brutal mereka di Jalur Gaza, menargetkan empat rumah sakit di Kota Gaza dengan serangan udara besar-besaran yang menyebabkan kerusakan parah dan korban luka. Menurut saksi mata dan sumber medis, pasukan pendudukan Israel mengebom satu-satunya rumah sakit jiwa dan rumah sakit mata di Jalur Gaza, menghancurkan sebagian besar bangunan dan peralatan mereka. Para pasien dan staf rumah sakit dievakuasi di tengah reruntuhan dan asap.
Pasukan pendudukan juga menargetkan daerah sekitar Rumah Sakit Al-Rantisi dan Rumah Sakit Al-Shifa, fasilitas medis terbesar dan paling vital di wilayah kantong yang diblokade tersebut. Pengeboman tersebut merusak infrastruktur dan panel surya rumah sakit, serta melukai beberapa warga sipil Palestina yang mencari perlindungan di dalam rumah sakit. Pasukan penjajah Israel sengaja menargetkan sektor kesehatan di Gaza, yang sudah menderita kekurangan pasokan medis dan personel akibat blokade selama 16 tahun yang diberlakukan oleh Israel. Pasukan penjajah juga mengebom toko roti, sumber air, dan pembangkit listrik, dalam upaya untuk membuat penduduk kelaparan dan menderita.
Agresi yang sedang berlangsung di Gaza, yang dimulai pada 7 Oktober 2023, telah membunuh lebih dari 10.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 5.000 anak-anak dan 2.600 perempuan, serta melukai lebih dari 25.000 lainnya. Penjajah juga telah menghancurkan ribuan rumah, sekolah, masjid, dan fasilitas sipil lainnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








