• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Lanjutkan Serangan di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

by Adara Relief International
Oktober 30, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Lanjutkan Serangan di Gaza Meski Ada Gencatan Senjata
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (28/10) memerintahkan militer untuk melancarkan serangan langsung ke Jalur Gaza, meski perjanjian gencatan senjata masih berlaku. Kantor Netanyahu menyebut keputusan itu diambil setelah dilakukannya konsultasi keamanan yang menuduh Hamas melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Media Israel KAN melaporkan bahwa Netanyahu juga memutuskan untuk memperluas wilayah yang berada di bawah kendali militer Israel di Gaza, sambil berkoordinasi dengan pejabat tinggi Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah pasukan Israel dilaporkan mendapat serangan penembak jitu dan peluru antitank di Rafah, selatan Gaza.

Sementara itu, Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, menegaskan bahwa genosida di Gaza akan terus berlanjut meski gencatan senjata telah diberlakukan. Ia menyatakan kepada para komandan bahwa tujuan militer belum tercapai selama masih ada jenazah tahanan Israel di Gaza. “Perang ini belum berakhir,” katanya, sebagaimana dikutip The Times of Israel.

Namun, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober, Israel telah melanggar lebih dari 80 kali, membunuh sedikitnya 97 orang dan melukai 230 lainnya. Pelanggaran tersebut mencakup penembakan langsung terhadap warga sipil, penangkapan warga, serta serangan artileri yang disengaja di berbagai wilayah Gaza.

Israel berdalih bahwa pelanggaran itu dilakukan karena Hamas belum menyerahkan seluruh jenazah tahanan Israel. Namun, sumber Hamas yang terlibat dalam perundingan gencatan senjata membantah tuduhan tersebut. Mereka menjelaskan bahwa penghancuran masif akibat serangan Israel serta keberadaan pasukan pendudukan di lapangan membuat proses pencarian jenazah menjadi sangat sulit dan berbahaya.

Dalam kesepakatan yang ditengahi AS di bawah Rencana Trump yang tertuang dalam 20 poin, tahap pertama mencakup pertukaran tahanan Israel dengan hampir 2.000 tawanan Palestina, rekonstruksi Gaza, dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas. Kesepakatan itu juga memuat klausul (Pasal 5e) tentang mekanisme pertukaran informasi antara kedua pihak melalui mediator dan Palang Merah untuk memastikan semua jenazah dapat ditemukan dan dikembalikan dengan aman.

Hamas menyatakan telah mematuhi perjanjian tersebut dengan menyerahkan seluruh 20 tawanan hidup serta 15 jenazah tawanan yang berhasil ditemukan. Namun, sisanya memerlukan waktu, peralatan berat, dan akses ke wilayah yang masih dikendalikan militer Israel. Hamas bersama tim Mesir dan Palang Merah kini mencari sisa jenazah di luar “garis kuning” yaitu batas ilegal antara pasukan pendudukan Israel dan wilayah Gaza yang seharusnya telah ditinggalkan.

Keterlambatan pencarian jenazah juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor: kehancuran besar yang menimbun banyak mayat di bawah reruntuhan, terbatasnya akses akibat blokade, hilangnya data karena terbunuhnya para pejuang yang mengetahui lokasi tahanan Israel, serta larangan Israel atas masuknya alat berat dan laboratorium DNA ke Gaza.

Sumber: MEMO, Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Perluas Kendali atas Sheikh Jarrah, Dorong Pengusiran Warga Palestina

Next Post

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Udara Israel Membunuh Sembilan Warga di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Udara Israel Membunuh Sembilan Warga di Gaza

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Udara Israel Membunuh Sembilan Warga di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630