JAKARTA-Selama dua tahun genosida, Israel telah melakukan berbagai kejahatan kemanusiaan di Jalur Gaza. Salah satu kejahatan kemanusiaan terburuk yang Israel lakukan di Gaza adalah penggunaan kelaparan sebagai senjata genosida, membuat banyak warga Gaza yang telah meregang nyawa akibat kelaparan. Karena tak ingin banyak warga Gaza terus kelaparan, pada tanggal 29 April 2025, Adara menyalurkan bantuan dapur umum bagi 2.500 orang di Khan Yunis dan Gaza tengah.

Sepanjang dua tahun genosida, Gaza terus menghadapi bencana kemanusiaan. Sejak 7 Oktober 2023 hingga April 2025, lebih dari 52.000 warga Palestina telah meninggal dan lebih dari 118.000 lainnya terluka. Menurut laporan terbaru OCHA pada April 2025, 88% infrastruktur Gaza telah hancur, dan lebih dari 280.000 keluarga masih sangat membutuhkan tempat berlindung. Dengan 719 sumur air hancur dan lebih dari 65% penduduk tidak memiliki akses ke air minum bersih, situasi ini sangat memprihatinkan bagi keluarga-keluarga pengungsi.
Selain menghancurkan banyak infrastruktur, PBB juga melaporkan bahwa sebanyak 875 orang terbunuh ketika sedang berusaha mendapatkan makanan di Jalur Gaza. Dari jumlah tersebut, 674 orang dinyatakan terbunuh di dekat situs Gaza Humanitarian Fund, lembaga distribusi bantuan yang dibuat oleh Israel bersama AS, sedangkan 201 lainnya terbunuh karena diserang ketika sedang mencari makanan di dekat rute konvoi bantuan yang dijalankan oleh PBB atau mitra PBB yang masih beroperasi di Gaza. Selagi Israel menjadikan kelaparan sebagai senjata genosida, lebih dari 90% anak balita tidak menerima keragaman pangan minimum, bahkan hingga kehilangan nyawa akibat kelaparan.

Karena tak ingin warga Gaza terus menderita akibat kelaparan, pada tanggal 29 April 2025, Adara menyalurkan bantuan dapur umum bagi 2.500 orang di Khan Yunis dan Gaza tengah. Dapur umum pertama dibangun di Khan Younis, menyajikan makanan berupa pasta hangat yang didistribusikan kepada warga sekitar. Dapur umum kedua dibangun di Gaza Tengah dan terdiri dari lentil dan kacang-kacangan panas. Setiap distribusi bermanfaat bagi sekitar 1.250 orang, menyediakan nutrisi penting bagi keluarga-keluarga yang bertahan hidup di tempat penampungan yang penuh sesak tanpa akses ke persediaan memasak dasar.



Bantuan ini tidak akan dapat terselenggara tanpa adanya bantuan dari Sahabat Adara. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan dapur umum dari Sahabat Adara telah meringankan kelaparan ribuan warga Gaza. Bantuan makanan yang Sahabat Adara berikan untuk saudara-saudara kita di Gaza bukan hanya meringankan penderitaan saudara-saudara kita akibat kelaparan, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi mereka untuk tetap bertahan.








