Serangan udara Israel yang menargetkan warga sipil dan fasilitas umum di Jalur Gaza terus berlanjut, menimbulkan korban jiwa dan kehancuran besar-besaran. Pada Senin (09/12), jet tempur Israel menyerang Sekolah Abu Hussein di Kamp Pengungsi Jabalia, Gaza utara, yang telah diubah menjadi tempat perlindungan. Serangan itu menyebabkan sebagian besar bangunan runtuh, dengan sejumlah korban terbunuh dan terluka. Selain itu, empat warga sipil juga terbunuh dalam serangan di dekat Bundaran Al-Halabi di Jabalia.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, serangan Israel juga menyasar wilayah di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahia, satu-satunya fasilitas kesehatan operasional di Gaza utara. Serangan ini memperburuk krisis di rumah sakit yang sudah kekurangan pasokan air dan oksigen akibat blokade. Para saksi melaporkan, serangan pesawat tak berawak Israel menargetkan warga sipil yang mencoba memeriksa rumah mereka di sekitar rumah sakit, hingga membunuh enam orang.
Kekerasan juga meluas ke wilayah lain di Gaza. Di Maghazi, Gaza tengah, empat orang, termasuk tiga anak-anak, menjadi korban serangan udara. Di Khan Younis dan Rafah, Gaza selatan, warga sipil kembali kehilangan nyawa dalam serangan pesawat tak berawak. Di Rafah barat, tenda-tenda pengungsi ditembaki oleh pasukan Israel, sementara di Beit Lahia, sekolah yang menampung pengungsi dibakar oleh tentara Israel untuk memaksa mereka keluar.
Secara keseluruhan terdapat lebih dari 16 korban terbunuh dilaporkan pada hari yang sama di berbagai lokasi di Jalur Gaza. Sejak Israel melancarkan serangan darat berskala besar pada 5 Oktober, jumlah korban terbunuh di Gaza utara mencapai lebih dari 3.500 orang. Agresi yang disebut sebagai genosida oleh Palestina ini telah membunuh lebih dari 44.700 orang sejak 7 Oktober tahun lalu, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








