Sejak awal 2023, pasukan pendudukan Israel telah membunuh 27 anak Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, menurut Defense for Children International – Palestine (DCIP). Organisasi tersebut melaporkan bahwa pasukan Israel menembak mati 20 anak Palestina di Tepi Barat, menembak kepala seorang anak Palestina di Gaza pada agresi Agustus 2022 yang mengakibatkan ia meninggal pada tahun ini, dan menewaskan enam anak lainnya dalam agresi terbaru Israel pada 5 Mei 2023 di Gaza. Semua anak Palestina yang terbunuh masih berusia di bawah 17 tahun, dengan yang termuda berusia 2,5 tahun.
Berikut daftar nama anak Palestina yang Israel bunuh tahun ini:
- Omar Mohammad Omar Awadin (14) ditembak di punggung dengan peluru tajam saat sedang mengendarai sepeda di luar toko orang tuanya di Jenin pada 16 Maret.
- Amir Mamoun Mohammad Odeh (14) ditembak di dada dan di bawah ketiak kirinya pada 10 Maret di dekat pintu masuk utara Qalqilya di Tepi Barat utara.
- Waleed Saad Daoud Nassar (15) ditembak di perut pada 7 Maret di Jenin. Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Al-Makassed di Al-Quds (Yerusalem), namun meninggal dua hari kemudian.
- Mohammad Nidal Ibrahim Salim (17) ditembak di punggung dengan peluru tajam oleh pasukan Israel pada 2 Maret di Azzun, sebuah kota Palestina di timur laut Qalqilya di Tepi Barat.
- Mohammad Farid Mohammad Sha’ban (16) ditembak mati oleh pasukan Israel selama tentara militer Israel menyerbu Nablus pada 22 Februari.
- Montaser Mohammad Deeb Shawwa (16) ditembak di bagian mulut pada 8 Februari saat pasukan Israel menyerang kamp pengungsi Balata di dekat Nablus. Ia meninggal pada 20 Februari akibat luka-lukanya.
- Mahmoud Majed Mohammad Ayed (17) ditembak di kepala pada 14 Februari di kamp pengungsi Far’a di dekat Nablus di Tepi Barat.
- Qusai Radwan Yousef Waked (14) ditembak mati pada 13 Februari di dekat kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat utara.
- Hamza Amjad Yousef Ashqar (16) ditembak di mulut dan pinggang kirinya di Al-Masaken Al-Sha’bya, dekat kamp pengungsi Askar Baru di sebelah timur Nablus.
- Nayef Khaled Nayef Al-Odat (10) meninggal pada 26 Januari karena luka parah di kepalanya akibat serangan udara Israel di Gaza pada Agustus 2022.
- Wadea Abdulaziz Meri Abu Ramouz (17) ditembak di dada pada 25 Januari, membuatnya menderita luka tembak di bagian bawah jantungnya. Dia sempat dirawat di di ICU namun meninggal di Pusat Medis Shaare Zedek pada 27 Januari.
- Abdullah Marwan Juma’a Mousa (17) ditembak di dada pada 26 Januari di Jenin. Pasukan Israel mencegah ambulans untuk merawatnya selama sekitar sepuluh menit sehingga nyawanya tidak tertolong.
- Wasim Amjad Aref Abu Jaes (16) ditabrak oleh kendaraan militer Israel setelah pasukan Israel menembakkan peluru tajam ke sekelompok pemuda Palestina pada 26 Januari di Jenin.
- Amer Khaled Lufti Al-Khamour (14) ditembak di kepala dengan peluru tajam di kamp pengungsi Dheisheh di luar Bethlehem pada 16 Januari.
- Amer Ghazi Mahmoud Zeitoun (16) ditembak mati dalam serangan di kamp pengungsi Balata, di luar Nablus di Tepi Barat utara pada 5 Januari.
- Adam Issam Shaker Ayyad (15) ditembak di bahunya pada 3 Januari di kamp pengungsi Dheisheh di luar Betlehem di Tepi Barat selatan.
- Fuad Mahmoud Ahmad Abed (17) ditembak di perut, panggul, dan kakinya pada 2 Januari di Kafr Dan, dekat Jenin, di Tepi Barat utara.
- Mohammad Fayez Mohammad Bilhan (17) ditembak oleh pasukan Israel di kepala, dada, perut, dan panggul di kamp Aqbat Jabr pada 10 April.
- Mustafa Amer Ali Sabbah (15) tahun ditembak di dada pada 28 April di desa Tuqu, dekat Betlehem di Tepi Barat.
- Jebril Mohammad Said Kamal Al-Lada’a (17) ditembak di kepala dengan peluru tajam di kamp pengungsi Aqbat Jabr dekat Jericho di Tepi Barat pada 1 Mei.
- Mayar Ezz el-Din (11) meninggal dalam tidurnya ketika jet Israel meledakkan seluruh lantai bangunan tempat tinggal keluarganya di Gaza pada 9 Mei selama agresi 5 hari Israel.
- Ali Ezz el-Din (8) adalah adik laki-laki Mayar. Ia juga terbunuh pada hari yang sama dengan kakak perempuan dan ayahnya pada agresi 5 hari Israel di Jalur Gaza.
- Hajar el-Bahtini (5) tewas bersama ibu dan ayahnya dalam serangan udara yang menargetkan rumah keluarganya di Gaza pada agresi tanggal 9 Mei.
- Iman Adas (17) tewas bersama kakak perempuannya dalam serangan udara yang menargetkan rumah tetangga mereka yaitu keluarga al-Bahtini pada 9 Mei.
- Layan Maddoukh (10) tewas dalam serangan Israel yang menghantam bangunan tempat tinggal keluarganya di Jalan al-Sahaba di Gaza pada 10 Mei.
- Yazan Jawdat Elayyan (16) tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam bangunan perumahan di Gaza pada 10 Mei.
- Muhamed al-Tamimi (2) tahun ditembak di kepala oleh pasukan Israel dengan peluru tajam pada 1 Juni saat ia dan ayahnya sedang berada di mobil yang diparkir di luar rumah mereka di desa Nabi Saleh. Ia meninggal pada 6 Juni akibat luka di kepalanya yang terlampau parah.
Pada 2022, Israel telah membunuh 53 anak Palestina, menurut dokumentasi yang dikumpulkan oleh DCIP. Jumlah tersebut termasuk 36 anak Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel atau pemukim di Tepi Barat dan pembunuhan terhadap 17 anak Palestina antara 5–7 Agustus 2022 dalam agresi militer Israel di Jalur Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








