• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Bangun Koridor Pemisah di Khan Yunis: Upaya Baru Mengukuhkan Genosida di Gaza

by Adara Relief International
Juli 17, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Bangun Koridor Pemisah di Khan Yunis: Upaya Baru Mengukuhkan Genosida di Gaza
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Melalui pengeboman, penghancuran, dan perataan wilayah dengan buldoser, pasukan pendudukan Israel terus berupaya memaksakan sebuah realitas baru di Jalur Gaza—realitas yang memperkuat pendudukan mereka yang keji dan meneruskan pelaksanaan rencana genosida terhadap rakyat Palestina. Tindakan ini mengabaikan kebenaran sejarah, yang pada akhirnya selalu berpihak pada keteguhan mereka yang mempertahankan tanahnya.

Upaya terbaru Israel yang diumumkan pada Rabu ini mencakup pembangunan sebuah koridor baru yang membelah Khan Yunis bagian timur dan barat. Langkah ini dilakukan setelah berminggu-minggu pengeboman brutal dan penghancuran total terhadap rumah-rumah, gedung-gedung, dan infrastruktur, menjadikannya sebagai salah satu kampanye pembersihan etnis terhadap kehidupan perkotaan terbesar dalam sejarah modern.

Koridor baru yang diberi nama “Poros Magin Oz” oleh Israel ini bermula dari wilayah Morag di selatan Khan Yunis dan membentang ke utara mengikuti Jalan Salah al-Din. Koridor ini secara efektif memisahkan wilayah Jorat al-Lout, al-Fukhari, Khuza’a, Bani Suheila, Abasan al-Kabira, Abasan al-Jadida, sebagian al-Satar, hingga mencapai al-Qarara di Khan Yunis bagian utara.

Berdasarkan pengamatan dan penilaian lapangan, ini bukan sekadar jalan taktis, melainkan bagian dari rencana untuk membagi kembali wilayah dan memaksakan realitas baru yang menguntungkan tujuan pendudukan—terutama di tengah negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Banyak pihak meyakini bahwa pengumuman pembangunan koridor di tengah intensitas pembicaraan gencatan senjata ini merupakan bentuk tekanan dan pemerasan terhadap pihak Palestina, sekaligus bagian dari hukuman kolektif serta kelanjutan dari genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Dalam konteks ini, penulis dan analis politik Wissam Afifeh menekankan bahwa waktu pengumuman pembangunan koridor ini menunjukkan langkah tersebut lebih merupakan taktik tekanan politik daripada kebutuhan militer. Mengingat sifat sementara dari operasi Israel, mereka bisa saja menyebut area mana pun sebagai “koridor”.

Dalam pernyataannya kepada Palestinian Information Center, Afifeh menambahkan bahwa langkah ini juga tampak sebagai bentuk balas dendam dan hukuman kolektif atas operasi perlawanan terbaru di Khan Yunis. Ia memperingatkan bahwa pendudukan sedang mencoba memperkuat eksistensi kantong-kantong terisolasi di berbagai wilayah.

Ia juga menegaskan bahwa aspek paling berbahaya dari rencana ini adalah penghancuran total yang dilakukan oleh pasukan pendudukan, yang pada dasarnya menyadari bahwa mereka tidak dapat mempertahankan kehadiran penuh dan permanen di koridor-koridor tersebut.

Penilaian lokal menunjukkan bahwa pendudukan Israel berniat mengubah Khan Yunis bagian timur menjadi zona tak berpenghuni, tanpa aktivitas perlawanan dan terputus dari jalur pasokan. Namun, semua upaya ini dipastikan akan gagal. Warga sipil tetap berusaha bertahan di wilayah tersebut, meski hanya dalam jumlah kecil. Sementara itu, kelompok perlawanan terus mengejutkan dunia dengan kemampuannya untuk menyerang—baik dari atas maupun bawah tanah—di setiap jengkal Jalur Gaza.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Sebelumnya, pasukan Israel sempat membangun koridor Netzarim yang memisahkan Kota Gaza dan wilayah Gaza tengah, namun terpaksa menarik diri setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata pada Januari. Setelah itu, mereka kembali ke sebagian wilayah tersebut dan membangun koridor lain yang menghubungkan Khan Yunis dan Rafah, yang sepenuhnya mengisolasi Rafah.

Sumber-sumber lapangan mengonfirmasi bahwa pengumuman pembangunan koridor ini tidak lebih dari simbol belaka dan tidak memiliki nilai strategis nyata. Pasukan Israel telah menghancurkan sebagian besar bangunan di wilayah timur Gaza, termasuk di al-Qarara, Ma’an, dan al-Satar—semuanya diratakan hingga rata tanah—dan penghancuran itu masih berlanjut. Mereka membangun jalan di atas puing-puing untuk mempermudah pergerakan, tetapi tidak dapat mempertahankan pijakan mereka karena takut akan serangan kelompok perlawanan, yang masih terus terjadi bahkan di wilayah yang dekat dengan pagar perbatasan.

Sumber:

Corridors, isolation zones: Colonial strategy to complete a plan of destruction and genocide

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kenangan Saifullah Musallet dan Cinta yang Tak Pernah Padam

Next Post

Adara Kirim Bantuan Operasi: Puluhan Korban Luka di Gaza Terbantu

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
18
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
20
Next Post
Adara Kirim Bantuan Operasi: Puluhan Korban Luka di Gaza Terbantu

Adara Kirim Bantuan Operasi: Puluhan Korban Luka di Gaza Terbantu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630