Seorang pemukim Israel membakar 20 sarang lebah milik seorang petani Palestina, penduduk Desa Zanuta, selatan Hebron, Tepi Barat.
Yousef al-Sharha, pemilik sarang lebah, mengatakan bahwa pemukim mendirikan karavan dan pos pemukiman di sebelah tempat pemeliharaan lebah. Mereka kemudian membakar dan menghancurkan total 20 sarang lebah dari 50 sarang yang dia miliki dan menyebabkan kerugian lebih dari $10.000.
Pemukim, yang dilindungi oleh tentara, telah diberi lampu hijau dari pemerintah sayap kanan Israel dan menteri pemukim rasis dan fasisnya untuk mendirikan pos terdepan di dekat warga Palestina. Pemerintah Israel juga mengizinkan pemukim melecehkan warga Palestina untuk mendorong mereka keluar dari tanah mereka, sehingga pemukim akhirnya dapat mengambil alih properti Palestina. Vandalisme pemukim terhadap warga Palestina seringkali tidak diproses secara hukum.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








