Anggota parlemen sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir telah memanggil keluarga tawanan Palestina yang ditahan Israel, Nour Eddin Jarbou, yang berasal dari Kamp Pengungsi Jenin. Ben-Gvir memanggil keluarganya dan mengancam akan membunuh mereka dan putranya, sebagaimana diterangkan Qadri Abu Bakar, Ketua Komisi Urusan Tawanan.
Menurut Abu Bakar, pernyataan Ben-Gvir kepada keluarga Jarbou bahwa dia tidak akan membiarkan putra Jarbou hidup dilandasi karena kebenciannya terhadap orang Palestina. Dia dan kelompoknya akan mendatangi putra Jarbou di rumah sakit Israel, tempat ia mendapat perawatan setelah terluka oleh tentara Israel. Ben-Gvir juga mengatakan akan membunuhnya untuk membalas dendam terhadap keluarganya.
Abu Bakr mengatakan ancaman ini akan mendapat tanggapan serius karena Ben-Gvir merupakan pendukung kekerasan terhadap penduduk Palestina dan terus membela warga Israel yang melakukan kejahatan terhadap penduduk Palestina. Jarbou, 27, menjadi tawanan Israel sejak 9 April 2022 setelah ditembak beberapa kali selama serangan Israel di Kamp Pengungsi Jenin. Satu peluru mengenai tulang punggungnya dan melumpuhkannya.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








