Israel akan menyetujui 1.000 unit rumah untuk keluarga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, Kementerian Pertahanan Israel mengatakan kepada The Times of Israel pada Kamis (12/5). Sebagai perbandingan, Kementerian Pertahanan Israel, pada pekan lalu mengatakan akan menyetujui pembangunan sekitar 4.000 unit rumah di permukiman ilegal khusus Yahudi di Tepi Barat yang diduduki. Proyek untuk Palestina dan pemukim Israel akan berlokasi di Area C, wilayah Israel dalam memberlakukan kontrol militer.
Menurut The Times of Israel, pemerintah Israel telah memberitahu pemerintahan Biden tentang langkahnya untuk mengesahkan rencana bagi warga Palestina. Administrasi Biden, bagaimanapun, mengutuk rencana Israel rencana tersebut dan mengatakan tindakan itu “sangat merusak prospek solusi dua negara.”
“Pemerintahan Biden telah menjelaskan hal ini sejak awal. Kami sangat menentang perluasan permukiman yang memperburuk ketegangan dan merusak kepercayaan di antara para pihak,” kata wakil juru bicara Departemen Luar Negeri, Jalina Porter. “Program Israel untuk memperluas permukiman sangat merusak prospek solusi dua negara.”
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








