• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Januari 18, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ingin Masuk ke Jerusalem (Al-Quds), Perempuan Palestina-Amerika ini Ditangkap Israel

by Adara Relief International
Desember 22, 2022
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Ingin Masuk ke Jerusalem (Al-Quds), Perempuan Palestina-Amerika ini Ditangkap Israel
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Seorang wanita Palestina-Amerika berusia 22 tahun telah dibebaskan (19/12) setelah ditahan oleh otoritas Israel sejak Jumat (16/12) karena berusaha memasuki Al-Quds dari Ramallah. Sebelum dibebaskan, keluarga Hala Kasim Salameh mengatakan bahwa mereka hanya memiliki sedikit informasi tentang kondisinya dan dia hanya dapat menelepon keluarganya satu kali sejak dia ditangkap. 

“Dia memberitahu kami bahwa ia ditahan oleh tentara [Israel],’” saudara perempuannya, Ahlam Salameh, mengatakan kepada Al Jazeera dari St Louis, Missouri, tempat Salameh tinggal di Amerika Serikat. Ahlam diberitahu bahwa Salameh ditahan di penjara Neve Tirtza di Ramla, dan tidak diperbolehkan berkomunikasi lebih lanjut dengan mereka. Namun, setelah sidang digelar pada Senin, Salameh dibebaskan.

Bersama dengan anggota keluarganya yang bepergian bersamanya, Salameh telah diberikan izin untuk memasuki Al-Quds beberapa hari sebelum perjalanannya. Rombongan yang bepergian tersebut berencana untuk pulang ke St Louis pada Rabu (21/12). Meskipun Salameh adalah warga negara Amerika, dia lahir di Tepi Barat, yang berarti dia harus mengajukan izin perjalanan khusus untuk memasuki Al-Quds, tidak seperti orang Amerika lainnya.

Keluarga mengatakan putri mereka telah berusaha memasuki Al-Quds melalui pos pemeriksaan dengan anggota keluarga, termasuk ibunya. Akan tetapi ditolak masuk tanpa diberi penjelasan. Dia kemudian mencoba memasuki Al-Quds tanpa keluarganya. Saat itulah, menurut Ahlam, keluarganya tidak dapat menghubunginya.

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

“Mimpi kakak saya adalah untuk memasuki Al-Quds. Dia percaya itu adalah haknya sebagai orang Palestina,” kata Ahlam kepada Al Jazeera. “Mereka tidak punya alasan untuk menolak saudara saya. Dia memiliki identitas dan dokumen yang tepat, dan kami sama sekali tidak mengetahui apa yang akan terjadi padanya.”

Di bawah sistem hukum ganda yang beroperasi di Tepi Barat, warga Palestina yang menghadapi pengadilan militer Israel – yang dijalankan oleh tentara dan perwira Israel – menerima hukuman yang jauh lebih keras daripada pemukim Yahudi yang melakukan kejahatan yang sama dan diadili di pengadilan sipil. Kelompok HAM memperkirakan bahwa warga Palestina menghadapi tingkat hukuman lebih dari 99 persen. 

“Kami mendengar hal-hal yang saling bertentangan tentang apa yang akan terjadi padanya,” kata Ahlam sambil menunggu pembebasan Salameh. “Saya sangat marah meskipun saya mengkhawatirkan keselamatan saudara perempuan saya. Israel menahan saudara perempuan saya untuk dijadikan contoh bagi kami orang Palestina. Yang ingin saya lakukan sekarang adalah berbicara dengannya dan memastikan dia baik-baik saja.”

Sumber:

https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Al QudsPalestinaPenangkapanPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kerajinan Bambu Warisan Palestina Kuno Karya Pengungsi Palestina

Next Post

Karena Kita Setara, Kita Peduli

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Karena Kita Setara, Kita Peduli

Karena Kita Setara, Kita Peduli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630