Ibu dan seorang anaknya yang mengidap down syndrome terluka parah akibat pecahan peluru dalam serangan pesawat nirawak Israel di kamp pengungsi Tepi Barat yang diduduki, demikian dilaporkan WAFA. Hassan Muhammad Hamdan (30 tahun) dan ibunya, Siham Hamdan (57 tahun) mengalami cedera kepala dan dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Martyr Thabet dengan ambulans milik Bulan Sabit Merah Palestina.
Menurut Faisal Salama, kepala Komite Rakyat untuk Layanan di Kamp Tulkarm, serangan pesawat nirawak Israel menargetkan penduduk Palestina di lingkungan pusat layanan kamp, melukai lima orang, termasuk Hassan dan ibunya. Salama menggambarkan situasi di kamp sebagai “pertempuran yang sengit”. Pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran dan membabi buta, sementara pesawat nirawak berputar-putar sejak awal serangan, menambah intensitas serangan.
Tentara Israel yang menggunakan buldozer menyerbu kamp tersebut, melancarkan serangan ke daerah permukiman Al-Muqata’a, Al-Balawneh, Al-Madaris, dan Alun-alun Hanoun. Mereka menghancurkan rumah-rumah dan menutup pintu masuk ke rumah-rumah dan toko-toko dengan timbunan tanah yang besar.
Penembak jitu ditempatkan di sejumlah gedung tinggi di seluruh kamp dan sekitarnya, menembak langsung siapa pun yang bergerak di bawahnya, lapor WAFA. Pasukan Israel juga menggerebek beberapa rumah dan memasuki Masjid Al-Shuhada di lingkungan Al-Murabba’a.
Meski sejauh ini belum ada laporan penangkapan, pasukan tambahan Israel telah dikerahkan ke kamp Tulkarm dan Nour Shams yang kini dikepung. Dilaporkan bahwa seorang pemuda Palestina telah terbunuh di Kamp Nour Shams.
Setidaknya 763 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 6.300 lainnya terluka akibat tembakan pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki sejak Oktober tahun lalu, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








