• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Handala dan Anak-anak yang Merindukan Pelukan Tanah Air

by Adara Relief International
November 3, 2021
in Artikel, Berita Kemanusiaan, Tema Populer
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Handala dan Anak-anak yang Merindukan Pelukan Tanah Air
167
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Handala dan Anak-anak yang Merindukan Pelukan Tanah Air – Mari berkenalan dengan Handala (حنظلة), seorang pengungsi berusia sepuluh tahun yang terusir dari tanah airnya. Handala merupakan tokoh rekaan ikonik yang digambar oleh seorang kartunis kenamaan Palestina, Naji Al-Ali. Sosok Handala hanya terlihat dari belakang, dengan baju compang-camping, dan berdiri tanpa alas kaki. Rambutnya seperti rambut landak yang menggunakan durinya sebagai senjata. Handala bukanlah anak yang gemuk, bahagia, yang bisa bersantai dan bermanja.

“Handala adalah karya representatif yang saya lahirkan. Ke mana pun saya pergi, semua orang bertanya tentangnya. Ia lahir di (negara) Teluk sebagai persembahan bagi semua. Namanya Handala, dan ia telah berjanji kepada orang-orang untuk setia terhadap dirinya,”[1] ungkap sang karikaturis. Handala pertama kali dipublikasikan pada 13 Juli 1969 di surat kabar Kuwait, al-Siyasah.

Handala dan Karikaturis Naji Al-Ali

Sumber: Middle East

Al-Ali menggambarkan Handala sebagai dirinya—anak yang tercerabut masa kecilnya karena diusir dari kampung halaman dan tanah airnya. Al-Ali masih berusia sepuluh tahun saat peristiwa Nakba atau malapetaka 1948 terjadi.[2] Nakba menandai diusirnya 750.000 warga Palestina dari desa mereka, termasuk Desa Al-Shajara, sebuah desa kecil di kawasan Al-Jalil (Galilee) yang menjadi tempat tinggal keluarga Al-Ali. Pada Mei 1948, desa itu dihancurkan sepenuhnya oleh pasukan Yahudi dan 893 penduduknya diasingkan. Keluarga Al-Ali melarikan diri ke Ain al-Hilweh, sebuah kamp pengungsi di Lebanon selatan.[3] Rangkaian peristiwa itu, membentuk hidup dan kesadaran politik Naji Al-Ali; betapa keadilan dunia tidak berpihak kepada Palestina, bahkan terhadap anak-anak yang terlahir dari rahimnya.

Baca juga Fakta di Balik Deklarasi Balfour dari Perspektif Yahudi Anti-Zionis

Hari-hari ini, 73 tahun sejak Nakba, kekerasan, penangkapan, dan pengusiran masih terus terjadi di Palestina, termasuk terhadap anak-anak. Nakba yang dulu terjadi sesungguhnya masih berlangsung hingga saat ini—dan oleh karenanya sosok Handala terus hidup sebagai ikon bagi anak-anak yang terusir sekaligus juga harapan bangsa Palestina untuk mendapatkan kembali tanah yang dirampas.

Handala dapat ditemukan di Tembok Apartheid, di kamp pengungsian, di dinding-dinding bangunan di Palestina, ia adalah simbol kampanye  gerakan boikot terhadap Israel, ia juga hiasan yang menggantung di aksesoris penduduk Palestina, dan lebih dari itu, ia terpahat di hati bangsa Palestina.

Handala  berarti kegetiran. Nama ini merepresentasikan kesulitan, kesedihan, dan kepahitan hidup yang harus ditanggung oleh anak-anak Palestina. Namun, Handala juga merupakan nama sebuah tanaman yang hidup di gurun, yaitu Handhal atau labu gurun. Tanaman ini sangat tangguh, memiliki akar yang dalam juga kemampuan untuk tumbuh kembali sekalipun dicabut dan dipotong berkali-kali.[4] Dengan demikian, dalam nama Handala terangkum dua kata, yaitu kegetiran dan ketahanan. Sekeras apa pun upaya yang dilakukan untuk menghilangkannya, ia akan tetap tumbuh, menjalar, dan merambah di tanah tempat ia ditanam. Ia adalah lambang perjuangan sekaligus kesetiaan bangsa Palestina terhadap tanah air mereka.

Lebih jauh lagi, sang karikaturis, Naji Al-Ali, menjelaskan makna yang terkandung dalam sosok Handala, “Handala berusia sepuluh tahun, dan selamanya berusia sepuluh tahun. Pada usia tersebut, aku meninggalkan kampung halamanku, dan ketika ia kembali, Handala akan tetap sepuluh tahun, tetapi ia akan mulai bertumbuh. Hukum-hukum alam tidak berlaku untuknya sebab ia unik. Segalanya akan kembali normal saat tanah airnya kembali (merdeka).”[5]

Al-Ali menggunakan Handala untuk menunjukkan bahwa masalah Palestina belum terpecahkan, dengan menyatakan bahwa Handala akan mengungkapkan wajahnya lagi kepada pembaca hanya ketika para pengungsi Palestina dapat kembali ke tanah air mereka dan mendaptkan lagi kebanggaan mereka sebagai bangsa Arab.[6]

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Jika Palestina adalah seorang ibu, maka Al-Ali dan anak-anak Palestina lainnya adalah jiwa-jiwa yang rindu untuk kembali ke pangkuan dan merasakan kehangatan pelukannya. Mereka menantikan saat-saat perginya tangan-tangan yang menahan, mengekang, dan mengusir mereka dari buaian negeri. Kedamaian  yang dirindukan oleh anak-anak Palestina ini hanya akan kembali hadir saat negerinya terbebas dari penjajahan. Ketika hari itu tiba, barulah Handala dan anak-anak Palestina dapat kembali tumbuh, berkembang, dan terbebas dari trauma yang selama ini telah memenjarakan mereka. (LMS)

[1] “Through the Eyes of Palestinian Refugee” http://www.handala.org/handala/
[2] Jamil Sbitan. 2012. “Handala will Age Again Soon” https://www.jadaliyya.com/Details/26128
[3] Norren Sadik. 2013. “The Palestinian Boy Who Remain 10 Years Old” https://newint.org/blog/2013/05/16/handala-palestine-naji-al-ali
[4] “Story Behind Handala” https://storiesfrompalestine.info/2021/07/25/handala/
[5] Ibid
[6] Mary Totry dan Arnon Medzini. “ The Use of Cartoons in Popular Protests that Focus on Geographic, Social, Economic And Political Issues”, European Journal of Geography, Vol. 4 no. 1 (2013): 22—35. http://eurogeojournal.eu/articles/EJG_6021_Naji%20Al%202013_final_1.pdf

ShareTweetSendShare
Previous Post

Peluk Hangat Palestina dengan Uluran Tanganmu

Next Post

Warga Sheikh Jarrah Menolak Membayar Sewa Kepada Para Pemukim

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
15
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Januari 19, 2026
22
Next Post
Warga Sheikh Jarrah Menolak Membayar Sewa Kepada Para Pemukim

Warga Sheikh Jarrah Menolak Membayar Sewa Kepada Para Pemukim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630