• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Genosida di Gaza: Pernyataan Kontroversial Pejabat Israel dan Kesaksian Mengguncang dari Korban

by Adara Relief International
Desember 16, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Genosida di Gaza: Pernyataan Kontroversial Pejabat Israel dan Kesaksian Mengguncang dari Korban

Komite Palestina Inggris (BPC) dan Komunitas Gaza Inggris (UKGC) mengadakan konferensi pers di London pada 12 Desember 2024. [middleeastmonitor]

11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza terus berlanjut di tengah serangan militer Israel yang tak henti-hentinya. Namun, agresi ini mengungkap dua narasi yang saling bertolak belakang, yaitu pernyataan pejabat Israel yang mendukung taktik ekspansionis dan kesaksian langsung dari mereka yang menghadapi kehancuran di lapangan.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, mengungkapkan keyakinannya bahwa agresi di Gaza akan berakhir lebih cepat jika tidak ada pengaruh dari anggota sayap kanan dalam kabinet Israel. Berbicara di sebuah konferensi nasional di Al-Quds (Yerusalem), Smotrich menegaskan kembali dukungannya terhadap pembangunan permukiman ilegal Yahudi di Jalur Gaza sebagai bagian dari visinya tentang “Israel Raya,” yang mencakup wilayah Yordania, Lebanon Selatan, dan sebagian Suriah.

“Tanpa kehadiran kami di kabinet, agresi ini sudah akan berhenti sejak lama,” katanya. Ia juga menolak usulan untuk menyerahkan pengelolaan perlintasan Rafah kepada Otoritas Palestina (PA), yang ia sebut sebagai “entitas pendukung terorisme.” Smotrich bersikeras bahwa setiap langkah pasca agresi harus mencerminkan kemenangan mutlak Israel.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Di tengah serangan yang dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 44.800 warga Palestina telah terbunuh dan 106.400 lainnya terluka. Meskipun dunia internasional menyerukan gencatan senjata, pemerintah Israel melanjutkan kampanye militernya dengan dalih keamanan.

Di sisi lain, suara dari para korban perang menggambarkan kenyataan yang jauh berbeda. Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan oleh Komite Palestina Inggris (BPC) dan Komunitas Gaza Inggris (UKGC) di London, kesaksian langsung mengungkap skala kehancuran yang sistematis di Gaza, yang diperparah oleh pembatasan akses media.

Mai Annan, seorang pemimpin proyek kemanusiaan di Gaza, menggambarkan bagaimana tentara Israel melakukan eksekusi massal terhadap pria-pria Palestina dan menggunakan gas beracun terhadap perempuan dan anak-anak. “Rencana Israel hanyalah membunuh dan membunuh lebih banyak lagi,” terangnya.

Situasi medis di Gaza semakin kritis, sementara rumah sakit kekurangan peralatan dasar dan obat-obatan. Dr. Mahim Qureshi, seorang ahli bedah yang menjadi relawan di Gaza, menyebutkan bahwa dokter terpaksa melakukan operasi tanpa anestesi. Sementara itu, Hala Sabbah, koordinator kelompok bantuan, menyoroti kelaparan yang diciptakan Israel dengan membatasi jumlah truk bantuan yang masuk ke Gaza dari 400 menjadi hanya 50 per hari.

Konferensi pers di London juga menyingkap keterlibatan Inggris dalam mendukung kampanye militer Israel. Program F-35 Inggris, yang menyediakan suku cadang vital untuk pesawat tempur Israel, dianggap sebagai salah satu faktor utama dalam keberlanjutan serangan udara di Gaza. Para ahli hukum internasional memperingatkan bahwa tindakan Israel, termasuk melaparkan penduduk secara sistematis dan penghancuran infrastruktur, sesuai dan konsisten dengan definisi genosida.

Dr. Loai Nasir melaporkan bahwa 400.000 warga Gaza yang masih terkepung di wilayah utara, menghadapi kelaparan dan penggunaan bahan kimia tidak dikenal. “Orang-orang makan rumput dan pohon untuk bertahan hidup,” ungkapnya. Amnesty International dan laporan PBB juga menyimpulkan bahwa tindakan Israel mencerminkan niat genosida.

Di satu sisi, pejabat Israel seperti Smotrich menggambarkan agresi ini sebagai perjuangan demi keamanan dan identitas nasional. Namun, kesaksian dari Gaza memberikan gambaran mengerikan tentang dampak genosida yang disengaja. Penutupan media dan pembatasan akses hanya memperparah penderitaan warga Gaza, sementara komunitas internasional menghadapi kritik karena gagal bertindak tegas.

Ketegangan ini bukan sekadar agresi militer, melainkan upaya sistematis untuk menghapus eksistensi sebuah bangsa. Narasi dari kedua sisi mengungkapkan urgensi intervensi global untuk menghentikan genosida yang sedang berlangsung dan membawa pelaku ke pengadilan internasional. Sementara Gaza terus terbakar, dunia tak bisa lagi menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan ini.

 

Sumber: 

https://www.#

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

96% Anak-anak di Gaza Yakin Kematian Sudah di Depan Mata

Next Post

Pengeboman Israel terhadap Kotamadya dan Sekolah di Gaza Merupakan Pelanggaran Hukum Internasional

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
21
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Pengeboman Israel terhadap Kotamadya dan Sekolah di Gaza Merupakan Pelanggaran Hukum Internasional

Pengeboman Israel terhadap Kotamadya dan Sekolah di Gaza Merupakan Pelanggaran Hukum Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630