Sepuluh siswa Palestina di Gaza berpartisipasi dalam Klub TEDEd. Mereka mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi selama hidup di bawah penjajahan dan blokade Zionis Israel.
Salah satu siswa, Lianne Abu Shaaban, berbicara tentang kengerian yang dia alami ketika perang terakhir. Dia menguraikan bagaimana orang tuanya mencoba menjelaskan kepadanya betapa besarnya serangan yang terjadi saat peristiwa itu. “Saya tidak bisa tidur selama tiga minggu setelah perang. Orang tua saya tidak tahu bagaimana memperlakukan kami dalam situasi seperti ini. Di platform ini, saya menemukan kesempatan untuk membicarakan hal ini dan menunjukkan reaksi saya. Saya dapat menjelaskannya kepada dunia. Saya menyeru kepada semua orang: ‘Selamatkan kami dan selamatkan masa kecil kami.’”
Sementara itu, Rania Al-Mashrawi berbicara mengenai gagasan kebebasan. “Saya lahir, dan kemudian mengalami perang dan blokade. Saya menemukan diri saya dalam kegelapan, kekurangan listrik dan air, serta penutupan penyeberangan. Ketika saya melihat ke langit, saya menemukan roket. Gaza adalah penjara terbesar di dunia. Zionis Israel memblokir semua hal di sini, saya tidak bisa hidup bebas.”
“Saya memiliki pengalaman bepergian baru-baru ini ke Bahrain. Saya terkejut, saya menemukan gedung-gedung tinggi dan jalan-jalan yang lebar dan luas. Hidup bukan hanya perjalanan, tetapi psikologi, interaksi, budaya, dan pertukaran antar masyarakat. Mengapa mereka mencabutnya dari kami? Saya menggunakan platform ini untuk berbicara tentang kegelapan ini dan saya berharap pesan saya mencapai masyarakat luas.” tambahnya.
Sumber:
https://www.#/20220610-gaza-students-take-part-in-first-teded-event/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








