• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Forum Keluarga Sandera Israel Kecam Pemerintah Israel karena Mengabaikan Upaya Pembebasan

by Adara Relief International
Maret 19, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Forum Keluarga Sandera Israel Kecam Pemerintah Israel karena Mengabaikan Upaya Pembebasan

Tank tempur utama Merkava milik tentara Israel bergerak diposisi selatan disepanjang pagar pembatas dengan Jalur Gaza utara pada 18 Maret 2025 [MENAHEM KAHANA/AFP via Getty Images]

17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang Israel dengan keras mengutuk pemerintah Israel, menyatakan bahwa pemerintah telah menyerah dalam upaya membebaskan para sandera di Gaza dengan melancarkan serangan udara ke Gaza.

“Kekhawatiran terbesar para keluarga, para sandera, dan warga Israel kini menjadi kenyataan—pemerintah Israel telah memilih untuk menyerah terhadap nasib sandera,” demikian pernyataan forum tersebut. Mereka mengungkapkan keterkejutan, kemarahan, dan ketakutan atas gagalnya negosiasi yang seharusnya membawa kembali orang-orang tercinta mereka.

Dalam pernyataannya, forum ini memperingatkan bahwa melanjutkan agresi militer sebelum memastikan pembebasan semua sandera akan membahayakan 59 orang yang masih ditahan di Gaza. “Pemerintah Israel menolak menyatakan mengakhiri perang demi melanjutkan tahap berikutnya dalam kesepakatan gencatan senjata dan membawa pulang semua sandera,” demikian isi pernyataan tersebut.

Seruan untuk Protes dan Penghentian Serangan

Einav Zangauker, ibu dari salah satu sandera, Matan Zangauker, menyerukan aksi protes massal dan mendesak penghentian serangan militer di Gaza. Dalam unggahan di Facebook, ia mengumumkan rencananya untuk pergi ke Nir Oz, Israel selatan, guna menghalangi operasi militer secara langsung .

“Saya tidak mau menerima kabar dari petugas intelijen bahwa Matan telah terbunuh,” tulisnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk membentuk rantai manusia di sekitar Nir OZ guna mencegah serangan lebih lanjut demi menyelamatkan para sandera.

Menurut Haaretz, Forum Keluarga Sandera dan Orang Hilang juga menuding pemerintah Israel telah menyesatkan publik dengan klaim bahwa operasi militer terbaru ini bertujuan menekan Hamas agar membebaskan para sandera. “Ini adalah kebohongan total,” tegas mereka. Forum ini menegaskan bahwa “tekanan militer justru membahayakan sandera maupun tentara Israel.”

Kekecewaan terhadap Pemerintah

Forum ini menyerukan segera dikembalikannya gencatan senjata dan menggelar demonstrasi spontan di dekat Knesset, parlemen Israel, di Al-Quds (Yerusalem).

Emily Damari, salah satu sandera yang sebelumnya dibebaskan dalam kesepakatan gencatan senjata, juga mengungkapkan kesedihannya di media sosial atas dimulainya kembali serangan Israel di Gaza.

“Ada begitu banyak hal yang berkecamuk di pikiranku, dan aku tak tahu bagaimana mengungkapkannya. Tapi hatiku hancur, remuk, dan kecewa,” tulisnya.

Dani Miran, ayah dari Omri, salah satu sandera yang masih ditahan di Gaza, juga menyuarakan ketakutannya terhadap serangan yang diperbarui. Dalam wawancara dengan Haaretz, ia menyatakan:

“Ini mengerikan. Setiap sandera yang telah dibebaskan menggambarkan ketakutan terbesar mereka adalah serangan bom Israel—mereka merasakannya dari dekat. Selama anakku dan yang lainnya masih di sana, aku dirundung rasa takut yang luar biasa.”

Miran juga mengkritik kurangnya komunikasi dari pihak berwenang, mengungkapkan bahwa sejak serangan dimulai kembali, tidak ada perwakilan dari militer maupun pemerintah yang menghubungi keluarganya. Ia mendesak agar negosiasi terus dilakukan, menekankan bahwa “pihak lain membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan kembali; ini harus diselesaikan tanpa perang dan tanpa kehilangan satu pun tentara.”

Kritik dari Keluarga Tentara Israel

Sementara itu, kelompok Ima Era, yang terdiri dari para ibu tentara Israel, menyoroti waktu pengambilan keputusan untuk melanjutkan serangan militer. “Memulai kembali pertempuran kurang dari 24 jam setelah pemecatan kepala Shin Bet adalah langkah yang sangat mencurigakan,” kata mereka.

Kelompok ini juga mengecam cara pemerintah dalam menangani situasi tersebut. Mereka bersumpah bahwa mereka “tidak akan membiarkan anak-anak kami menjadi tameng hidup bagi kepemimpinan yang telah kehilangan kepercayaan publik.”

Dampak Serangan ke Gaza

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa setidaknya 400 warga Palestina telah terbunuh dalam gelombang serangan brutal Israel di seluruh Jalur Gaza. Jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat karena banyak yang berada dalam kondisi kritis atau masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat bom.

Tentara Israel, yang telah menerapkan blokade total terhadap Gaza, juga mengeluarkan perintah pengusiran paksa terbaru untuk beberapa wilayah.

Hamas menegaskan bahwa Israel melakukan serangan “pengkhianatan” pada dini hari terhadap warga sipil yang terkepung dan tak berdaya demi menggagalkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Sumber:

https://www.#

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kepala UNICEF: Serangan Udara Israel Baru-baru Ini Sebabkan Jumlah Kematian Anak Tertinggi dalam Sehari selama Setahun Terakhir

Next Post

PBB: “Ketakutan Terburuk Gaza Terwujud” Setelah Israel Kembali Melancarkan Serangan

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
21
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
PBB: “Ketakutan Terburuk Gaza Terwujud” Setelah Israel Kembali Melancarkan Serangan

PBB: “Ketakutan Terburuk Gaza Terwujud” Setelah Israel Kembali Melancarkan Serangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630