Tentara Israel pada Senin (7/2) memberikan peringatan kepada enam keluarga di Palestina untuk meninggalkan rumah mereka di Desa Khirbet Ibzeiq, sebelah timur laut Lembah Yordan, Tubas, untuk dijadikan sebagai lokasi latihan militer Israel.
Mutaz Bisharat, pemantau aktivitas kolonial di Tubas, mengatakan bahwa Israel memberi peringatan kepada enam keluarga yang terdiri atas 42 orang untuk mulai meninggalkan rumah mereka selama tiga hari berturut-turut mulai Selasa.
Militer Israel telah menetapkan sekitar 46% dari kawasan Lembah Yordan, sebuah kawasan subur yang membentang ke barat sepanjang sungai Yordan, memenuhi sekitar 30% kawasan Tepi Barat dan dihuni oleh 65.000 warga Palestina, sebagai zona militer tertutup sejak awal penjajahan pada 1967.
Mereka juga menggunakan dalih latihan militer untuk memaksa warga pergi sebagai bagian dari strategi pembasmian etnis dan menghambat pertumbuhan mereka di sana.
Di bawah hukum internasional, tindakan tersebut merupakan bentuk dari kejahatan perang.
Sumber :
https://english.wafa.ps/Pages/Details/127954
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.








