Dokter Lintas Batas/Médecins Sans Frontières (MSF) memperkirakan bahwa 12.000 pasien dan orang yang terluka di Jalur Gaza membutuhkan evakuasi medis.
Agresi habis-habisan dan blokade total Israel telah menghancurkan sistem kesehatan Gaza yang sudah rapuh, berulang kali memaksa orang-orang berpindah ke wilayah yang semakin kecil, dan menutup akses terhadap makanan, air, dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan, kata MSF dalam pernyataan yang dikeluarkan.
“Ini adalah tahun yang penuh dengan kengerian dan kekerasan tanpa henti terhadap warga sipil, tanpa tanda-tanda akan berakhir,” kata Avril Benoît, kepala eksekutif MSF USA. “Ketika agresi ini menyebar ke seluruh wilayah, kami mengulangi seruan mendesak kami untuk gencatan senjata segera di Gaza. Ini adalah satu-satunya cara untuk menghentikan kekerasan yang semakin meningkat dan memberikan perawatan penyelamatan jiwa kepada orang-orang yang berjuang untuk bertahan hidup.”
Warga Palestina di Gaza menderita akibat luka yang disebabkan oleh agresi, penyakit menular, malnutrisi, dan trauma mental, sementara mereka hidup dalam kondisi yang padat dan tidak manusiawi. Staf medis MSF merawat pasien setiap hari dengan luka yang disebabkan oleh pengeboman.
Orang-orang mengalami luka bakar parah, tulang hancur, dan anggota tubuh yang diamputasi—semua ini membutuhkan perawatan intensif dan jangka panjang yang tidak mungkin dilakukan dalam kondisi saat ini. Sejak genosida Israel pada Oktober lalu, tim MSF telah merawat lebih dari 27.500 pasien dengan cedera terkait kekerasan, dengan lebih dari 80 persen luka akibat pengeboman.
“Tim kami terpaksa melakukan operasi tanpa anestesi, menyaksikan anak-anak meninggal di lantai rumah sakit karena kekurangan sumber daya, dan bahkan merawat rekan kerja serta anggota keluarga mereka sendiri,” kata MSF. Sementara itu, sistem perawatan kesehatan di Gaza telah dibongkar secara sistematis oleh pasukan Israel.
“Pengeboman Israel di daerah yang padat penduduk berulang kali menyebabkan cedera dalam skala besar,” kata Dr. Amber Alayyan, manajer program medis MSF.
Militer Israel melancarkan serangan mengerikan di Gaza yang sejauh ini telah membunuh lebih dari 41.500 orang, melukai 96.000, dan membuat sekitar 1,9 juta orang mengungsi. Kekerasan sejak itu melonjak di Tepi Barat, Lebanon, dan di seluruh wilayah.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








