• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Desember 17, 2025
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Dimensi Kejiwaan Kebencian Palestina kepada Israel

by Adara Relief International
November 7, 2015
in International
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Images_news_2015_Nopember_5_tangkapanak_300_0

Baca Juga

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Tulisan ini mengulang. Penulis sering menulis kisah dan itu berulang terjadi. Pernah sewaktu masih pelajar SMU tingkat akhir, penulis ke kantor pemerintahan sipil di Tepi Barat yang saat itu masih dikuasai Israel untuk mendapatkan surat izin perjalan ke Yordania. Di gerbang kantor, pasukan pasukan Yahudi yang saya tidak mengerti bahasanya. Saya masuk melalui pintu yang berbeda dari yang diinginkan. Serdadu Israel langsung bereaksi keras dan memaki-maki harga diri ibu saya. Agaknya dia hanya mengerti dan menggunakan bahasa Arab untuk mencela dan memaki.

Beberapa hari lagi saya masuk ke gedung yang sama. Saya juga menemukan pasukan Israel yang memaki dan mencerca. Saya diejek karena berat badan berlebihan dan ditertawakan. Saya hanya diam. “Ini kesabaran orang lemah menghadapi orang yang berkuasa yang kejam”.

Dua tahun kemudian, gedung tersebut dikuasai dan dikendalikan oleh kementerian dalam negeri Palestina berdasarkan perjanjian Oslo. Masuk tanpa diperiksa, pegawai di dalamnya kita kenal. Anda seperti masuk rumah sendiri dan bahkan disambut. Jika anda tidak suka dengan layanan mereka Anda bisa memprotes tanpa takut ditembak, ditangkap, dihina. Masalah anda akan segera diselesaikan.

Itulah perbedaan antara perlakukan saat hidup dalam penjajahan dan setelah terbebas. Ada perbedaan kondisi kejiwaan.

Sekarang siapakah orang Palestina yang tidak ingin bebas dari penjajahan meski dari perlakuan di atas. Mungkin hanya “jongos penghianat” mata-mata Israel yang rugi dunia akhirat saja yang rela seperti itu. Bahkan terhadap mata-mata itu pun Israel menghina habis-habisan.

Namun saya tetap mengkritik perjanjian Oslo dan pada saat yang sama merasa nyaman bebas sebagian dari kekejaman penjajah Israel setiap harinya. Kekejaman Israel itu hanya beranjak dari sedikit wilayah Palestina. Sementara ratusan perlintasan di wilayah Tepi Barat masih tersebar.

Warga Palestina ingin bebas dari penjajah dan segala detail kekerasan, prosedur ketat dan kekuasaan mereka atas kehidupan warga. Warga sudah bosan dengan perlintasan-perlintasan militer dengan perlakukan kejam serdadunya. Serdadu yang jika mau mereka tersenyum namun ada maunya meski hanya sebatang rokok atau sejumlah uang, namun lebih sering menghina dan mencerca.

Warga ingin bebas dan ingin bepergian bebas tanpa tunduk kepada syarat-syarat Israel.

Sudah pasti dengan Oslo, bangsa Palestina terbebas dari sebagian penjajahan Israel. Bebas dari pasukan penjaga perbatasan yang melecehkan setiap pengguna jalan, menggerebek rumah-rumah dan sekolah, menggebuki kami. Sebelumnya, kawasan A di Tepi Barat aman.

Namun Israel kemudian menguasai kehidupan dan nasib kami. Pemukiman Yahudi makin meruyak. Proyek yahudisasi makin meluas di Al-Quds. Seakan kanker kejam menguasai sebuah jasad yang sudah rapuh. Warga senantiasa dihantui ketakutan terhadap serdadu Israel asal Falasha, Rusia, dan lain-lain yang berada di dekat rumah mereka.

Inilah dimensi kejiwaan negative dari sebuah bangsa yang berada dalam penjajahan yang dikejar-kejar oleh paranoid keamanan. Di dunia sana ada yang bilang, bahwa penjajahan sudah hilang. Sampai Qadafi pernah mengusir pekerja Palestina dari Libia. Lantas apa kaitanya kondisi sekarang? Intidadhah Al-Quds adalah; kami bangsa hidup di bawah penjajahan dan ingin bebas meski harus dibayar dengan darah dan kerusakan. (at/infopalestina)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Update Intifadhah; 1 Gugur Syahid, Bentrokan Meletus di 26 Titik

Next Post

Israel Curi Organ Tubuh Syuhada Intifadhah

Adara Relief International

Related Posts

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit
International

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

by Adara Relief International
Desember 8, 2025
0
14

Pembuat konten anak-anak Rachel Accurso, yang dikenal sebagai “Ms. Rachel,” mengungkapkan bahwa dia telah menerima ancaman serius setelah terdaftar sebagai...

Read moreDetails
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
12
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
15
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
12
Melalui Olahraga, Al-Mushtal Sports Club Bantu Pulihkan Mental Anak-Anak Gaza

Melalui Olahraga, Al-Mushtal Sports Club Bantu Pulihkan Mental Anak-Anak Gaza

Desember 8, 2025
11
Lebih dari 57.000 Rumah Tangga di Gaza Dipimpin oleh Perempuan di tengah Kesulitan Ekstrem

Lebih dari 57.000 Rumah Tangga di Gaza Dipimpin oleh Perempuan di tengah Kesulitan Ekstrem

Desember 8, 2025
12
Next Post

Israel Curi Organ Tubuh Syuhada Intifadhah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meneladani Sikap Tolong Menolong Pada Masa Rasulullah Saw dan Para Sahabat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630