Kementerian Pendidikan Palestina pada Sabtu (30/7) mengumumkan hasil Tawjihi (ujian akhir pendidikan setaraf SMA) dengan perayaan nasional. Namun, keluarga dan teman dari tiga siswa yang pasukan Israel bunuh pada awal tahun ini, melewati hari bahagia tersebut dengan kesedihan. mereka mengenang wafatnya orang yang mereka cintai, yaitu Hanan Khadour, Kamel Alawneh, dan Mutasem Atallah, remaja berusia 18 tahun.
Pada 18 April lalu, Hanan Khadour meninggal karena luka serius setelah ditembak oleh pasukan Israel di bagian perut saat dia sedang menuju ke sekolahnya. Itu terjadi selama serangan militer di Kota Jenin pada 9 April. Sebulan berselang, tepatnya pada 8 Mei, Mutasem Atallah, seorang penduduk Desa Harmala di Kota Betlehem, Tepi Barat, ditembak mati di dekat permukiman ilegal Tekoa oleh seorang pemukim. Sementara itu, pada 3 Juli 2022, Kamel Alawneh meninggal karena luka yang bersarang di perut dan lengan kanan akibat tembakan pasukan Israel selama konfrontasi di Kota Jaba’a, selatan Jenin, Tepi Barat.
Sumber:
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








