Sebuah laporan dari Human Rights Watch baru-baru ini menyebutkan bahwa kebijakan pemerintah Mesir di perbatasan Rafah ke Gaza telah memperburuk kondisi hak asasi manusia Palestina. Omar Shakir, Direktur Israel dan Palestina di HRW, mengatakan bahwa “Mesir telah membantu Israel mengubah Gaza menjadi ‘penjara terbuka’.
Saat banyak orang mulai bepergian lagi setelah dua tahun pandemi virus corona, penduduk Gaza tetap berada di bawah blokade selama 15 tahun. Pihak berwenang Israel telah memblokade Gaza sejak 2007. Tentara Israel mengendalikan penyeberangan Erez dan melarang warga Palestina melakukan perjalanan melalui penyeberangan tersebut. Israel juga melarang warga Gaza untuk mengoperasikan pelabuhan laut atau bandara di Jalur Gaza. Sementara itu, Mesir telah memperparah blokade ini dengan membatasi dan terkadang menutup sepenuhnya penyeberangan Rafah ke Semenanjung Sinai. Padahal, penyeberangan tersebut merupakan satu-satunya rute bagi warga Palestina di Gaza untuk dapat masuk dan keluar.
Setelah penggulingan mendiang Presiden Mohamed Morsi pada 2013, Mesir memegang kendali atas perlintasan Rafah dan menutupnya selama lima tahun. Pada tahun 2018 Mesir melonggarkan pembatasan, tetapi penyeberangan tetap lebih tertutup rapat daripada sebelum kudeta. Menurut statistik pengawas, sebelum 2013 rata-rata 40.000 orang menyeberang setiap bulan; sementara pada tahun 2021, jumlah ini menurun drastis, yaitu rata-rata hanya 15.077 orang yang menyeberang.
Untuk mendapatkan izin dari Mesir agar dapat melalui penyeberangan Rafah, warga Palestina harus membayar biaya tinggi dan suap untuk memudahkan perjalanan mereka. Human Rights Watch telah mewawancarai lima warga Palestina yang pernah menyeberang. Kelima orang tersebut mengatakan bahwa mereka mengalami penggeledahan yang mengganggu di persimpangan dan petugas Mesir telah menyita barang-barang mereka.
Sumber:
https://www.#/20220614-egypt-exacerbating-rights-violation-at-rafah-crossing-to-gaza-says-hrw/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








