• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Blokade dan kemiskinan Perparah Gizi Buruk Anak-Anak Palestina

by Adara Relief International
April 19, 2019
in International
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Blokade dan kemiskinan Perparah Gizi Buruk Anak-Anak Palestina
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Adara Relief- Jakarta. Malnutrisi kronis sampai tahun 2018 meningkat hingga lebih dari 30%. 9 dari 10 anak tak dapat menikmati air bersih secara rutin.

Dampak krisis di Palestina bukan hanya menimpa orang-orang dewasa, namun anak-anak turut menjadi korban krisis tersebut, salah satunya kebutuhan untuk mendapat nutrisi yang layak. Data Biro Statistik Pusat Palestina menjelaskan, 49,6 % penduduk Gaza adalah anak-anak, dan 43,4 % penduduk Tepi Barat juga anak-anak.

“Ribuan anak Palestina menderita anemia dan malnutrisi. Keduanya berdampak buruk terhadap mereka. Berbagai penyakit kronis mudah menjangkiti mereka, bahkan berujung pada kematian, “ ujar para peneliti kepada wartawan al Watan.

Adnan Al-Wahidi, Direktur Eksekutif Masyarakat Hak Asasi Manusia Palestina dan pakar Palestina tentang kesehatan anak di Gaza mengatakan, gizi buruk pada anak-anak lebih dari 30%, kekurangan zat besi dan anemia lebih dari 50% menimpa semua umur, dan kekurangan vitamin D lebih dari 60% , Komponen seng hamper mencapai 66%, yang meningkat setelah penurunan yang signifikan di masa lalu, mencapai kurang dari 1,7%, dan sekarang mencapai lebih dari 7%, yang mengindisikan kondisi bahaya.

Pakar Palestina tentang kesehatan anak di Gaza menjelaskan, bahaya kelanjutan dari ini terletak pada destabilisasi sistem kekebalan mereka. Meningkatnya gejala penyakit dan kematian, terutama pada kelompok yang paling rentan, wanita hamil, orang tua dan anak-anak. Permasalahan ini juga memperburuk proses pertumbuhan fisik, dan merusak kinerja otak, menimbulkan masalah kejiwaaan dan sosial yang berkaitan dengan kemiskinan dan ketidak mampuan mencukupi kebutuhan keluarga.
UNICEF, lembaga yang aktif di bidang hak-hak anak dalam laporannya tentang penderitaan anak-anak di Gaza mengatakan, anak-anak Gaza kekurangan empat unsur: zat besi, vitamin A dan vitamin D dan yodium. Yodium yang menjelaskan tingginya proporsi anak-anak dengan anemia di Jalur Gaza. Organisasi tersebut menunjukkan bahwa 64% anak-anak di sektor ini menderita kekurangan asupan zat besi, 22% kekurangan vitamin A dan 15% menderita kekurangan yodium, yang mempengaruhi kesehatan mereka.

Para pelajar menjadi sulit berkonsentrasi di kelas karena kondisi kesehatan mereka yang menurun. Bahaya mengancam masa depan mereka karena kurang mampuan mereka berbicara dan mendengar, imunitas mereka melemah sehingga berbagai penyakit mengancam mereka. Anemia memperburuk pertumbuhan badan anak-anak dan memperburuk konsentrasi mereka.

Dalam sebuah makalah berjudul “Kematian lambat” menjelaskan, sebagian besar penduduk yang mengalami blokade harus melawan berbagai macam penderitaan. Gizi buruk karena harga barang yang melambung tinggi. Gizi buruk mempengaruhi seluruh badan. Memperburuk organ vital, seperti jantung, hati, ginjal dan paru-paru, dan menyebabkan kelelahan, pusing, penurunan berat badan, anemia, kelemahan parah, tekanan darah rendah dan lain-lain.

Ummu Thariq, perempuan Palestina berumur 39 tahun dari Khan Yunis di Jalur Gaza selatan mengeluhkan, ‘Adil putranya yang masih balita sulit menggerakkan jari-jarinya karena anemia yang disebabkan gizi buruk. Keluarganya sangat miskin, mereka bergantung kepada bantuan Lembaga kemanusiaan.

Aiman, perempuan 25 tahun berasal dari kamp pengungsi Nusairat, tengah Jalur Gaza. Ia mengisahkan, anaknya yang berumur 25 tahun terlihat lebih kecil dari yang lainnya. Ia belum dapat makan sendiri, dan turut bermain dengan teman-temannya. Gizi buruk memperlambat pertumbuhannya.

Sedangkan, Abu Ihab (36 th), anaknya selama 4 tahun hidup kekurangan gizi dan hidup dalam krisis ekonomi di Jalur Gaza, ditambah blokade yang dilakukan Isarel.

Separuh anak Jalur Gaza bersandar pada bantuan kemanusiaan. 1 dari 4 anak membutuhkan pengangan kejiawaan dan social. Mereka hanya dapat memakai listrik selama 4-5 jam. Dan 9 dari 10 anak tak mendapat air bersih.

Spesialis Nutrisi Mahmoud Attieh mengatakan, kemiskinan, blokade, kebodohan, gizi buruk ibu hamil, berkurangnya bantuan kemanusiaan, ketidak pedulian terhadap ASI merupakan factor utama gizi buruk Jalur Gaza. Beberapa anak memiliki berat badan di bawah standar. Pertumbuhan melambat. Pengangguran dan kemiskinan menjadi factor yang memperparah nutrisi anak-anak Gaza. Daging menjadi sangat langka di meja makan mereka. Begitu pula buah-buahan. Kondisi ini sangat memperburuk pertumbuhan anak-anak Gaza.

Baca Juga

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Keluarga Gaza banyak bergantung pada LSM yang membantu mereka. Abu Ihab bertanya-tanya, mungkinkah anak-anak akan berkembang normal setelah blokade ayang berlaku lebih dari sepuluh tahun.
Direktur Eksekutif Masyarakat Hak Asasi Manusia Palestina menambahkan, tak diragukan blokade memperburuk tatanan kehidupan. Mempersulit masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok. Makanan menjadi taka man dikonsumsi. Gizi buruk menimpa seluruh warga Palestina yang diblokade secara penuh. Sulit bagi mereka memenuhi kebutuhan nustrisi, seperti daging, telur, susu, sayuran, buah dll. Tingginya harga bahan pokok membuat warga Gaza kesulitan memenuhi kebutuhan mereka.

Seluruh pihak wajib bersama saling bahu-membahu mengatasi krisis ini. Semua harus bangkit, karena penderitaan mereka harus segera diakhiri.

http://alwatan.com/details/282129

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kebakaran di Musholla Marwani, Al Aqsa

Next Post

ADARA HADIRI KONFERENSI INTERNASIONAL WE ARE ALL MARY

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Desember 30, 2025
19
Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Desember 8, 2025
18
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
13
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
17
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
18
Next Post
ADARA HADIRI KONFERENSI INTERNASIONAL WE ARE ALL MARY

ADARA HADIRI KONFERENSI INTERNASIONAL WE ARE ALL MARY

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630