Al-Quds (Yerusalem) dan Komite Masjid Al-Aqsa dari Dewan Legislatif Palestina mengklaim Otoritas pendudukan Israel membangun kuburan palsu di sekitar Masjid Al-Aqsa, lapor Quds Press pada Senin (7/11). Menurut ketua Komite, Ahmad Abu Halabiyeh, tindakan tersebut adalah upaya Israel untuk “membuktikan” kehadiran bersejarah Yahudi di kota suci Palestina.
“Baru-baru ini, pendudukan Israel telah membangun ratusan makam untuk membuktikan bahwa keberadaan Yahudi sudah ada sejak ratusan tahun lalu,” jelas Abu Halabiyeh. Sekitar 300 makam palsu telah dibangun di Jabal Al-Zaytoun, timur Masjid Al-Aqsa, katanya, dan 200 lainnya di Wadi al-Hilwa di Silwan, dan ratusan lainnya tersebar di berbagai wilayah di Al-Quds, terutama di Kota Tua.
Anggota parlemen menunjukkan bahwa makam-makam ini dibangun selama dua tahun terakhir. Salah satu daerah, katanya, bahkan disebut “Pemakaman Yahudi”. “Ini jelas merupakan distorsi sejarah, sekaligus bukti bahwa Israel adalah penyusup,” tambah Abu Halabiyeh. Membangun makam tanpa sisa-sisa manusia di dalamnya, tegasnya, hanya memperkuat proyek pemukiman untuk melayani kepentingan pendudukan, demi meningkatkan agresi terhadap Masjid Al-Aqsa setiap hari, tegasnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








