Pada bulan Juli, Dewan independen Ben & Jerry’s mengatakan bahwa perusahaan induknya, Unilever Plc, yang terlibat dalam perselisihan atas penjualan produk di wilayah Palestina yang diduduki, telah membekukan gaji direkturnya. Mereka melakukan hal tersebut sebagai tindakan awal menjelang mediasi mengenai masalah tersebut.
Pembuat es krim Cherry Garcia, pada tahun lalu penjualannya melampaui $ 1 miliar untuk pertama kalinya. Hal ini menjadikan Ben & Jerry’s sebagai salah satu dari 13 merek Unilever yang mencapai skala itu.
Ben & Jerry’s menggugat Unilever, pemilik perusahaan berbasis di Burlington, Vermont yang berdiri sejak 2000 pada Selasa (5/7) untuk menghentikan penjualan produknya kepada Avi Zinger, pemegang lisensi yang berbasis di Israel.
Pada tahun 2021, Ben & Jerry’s mengatakan tidak menjual produknya di Tepi Barat karena “tidak konsisten dengan nilai-nilai yang dijunjung perusahaan”, namun Unilever nekad tetap menjual produk di wilayah Palestina yang diduduki tersebut. Kesepakatan mereka dengan Zinger ini membuat produk Ben & Jerry’s tetap tersedia untuk para konsumen di wilayah pendudukan, Tepi Barat.
“Keputusan untuk mengajukan masalah ini ke pengadilan karena penjualan yang dilakukan oleh Unilever tanpa persetujuan kami. Ini jelas bertentangan dengan tujuan awal akuisisi perusahaan dan surat perjanjian dengan Unilever,” kata Ketua Dewan Anuradha Mittal. “Jika Unilever secara terang-terangan berani melanggar perjanjian yang telah mengatur perilaku parapihak selama lebih dari dua dekade, maka kami yakin tindakan mereka tidak akan berhenti dengan masalah ini saja.” “Jika tidak mendapat penanganan, tindakan Unilever akan merusak misi sosial dan integritas kami. Ini mengancam reputasi dan bisnis kami secara keseluruhan,” tambahnya. Unilever tidak segera menanggapi komentar tersebut.
Pada bulan lalu, Ben & Jerry’s dan Unilever mencoba mencapai kesepakatan di luar pengadilan. Akan tetapi, pada Senin (1/8) mereka memberitahu pengadilan federal bahwa mereka gagal mencapai kesepakatan. Sidang atas permintaan Ben & Jerry’s untuk membekukan penjualan produk di wilayah Palestina yang diduduki terjadwal pada Senin, 8 Agustus.
Sumber:
https://www.#/20220803-ben-jerrys-says-unilever-froze-directors-salaries/
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.







