JAKARTA-Bayi dan anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan dan menghadapi risiko kematian yang paling tinggi akibat genosida di Gaza. Saat ini, banyak bayi yang terancam nyawanya akibat menderita malnutrisi di tengah kelaparan yang disengaja oleh Israel di Gaza. Untuk mencegah hal itu terjadi, Adara Relief International segera menyalurkan bantuan Children Kit pada 7 Mei 2025 yang memberi manfaat kepada 348 bayi di Gaza utara.

Antara Januari hingga Juni 2025, setidaknya 19.089 anak berusia 6 hingga 59 bulan telah dirawat karena gizi buruk akut—rata-rata lebih dari 100 anak per hari. Lebih dari 650.000 anak di bawah usia lima tahun kini juga terancam mengalami malnutrisi berat dan kematian akibat blokade total Israel yang telah berlangsung lebih dari 100 hari. Data ini dirilis dalam Emergency Situation Update WHO untuk wilayah Pendudukan Palestina (oPt) yang mencakup periode 7 Oktober 2023 hingga 30 Juni 2025.
Sebagian besar bayi di Gaza sangat bergantung pada susu formula untuk bertahan hidup, terutama bayi yang lahir prematur dan yang berusia di bawah enam bulan. Ini terjadi karena banyak ibu yang tidak bisa menyusui bayi mereka akibat malnutrisi, juga banyaknya bayi yang kehilangan ibu mereka karena menjadi korban serangan Israel. Bayi-bayi yang tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan rentan terkena penyakit seperti diare akut dan infeksi saluran pernapasan, juga terancam meninggal akibat malnutrisi.
Di tengah blokade yang diberlakukan Israel di Gaza, harga susu formula telah melonjak secara drastis. Satu kaleng susu formula harganya bisa mencapai 300 shekel (sekitar Rp1,4 juta). Bahkan susu sapi pun langka, dan yang ada dijual seharga 200 shekel (sekitar Rp1 juta), membuatnya tak terjangkau bagi sebagian besar keluarga. Petugas kesehatan di Gaza juga menyatakan bahwa susu formula khusus yang diperuntukkan bagi bayi-bayi prematur dan yang menderita intoleransi laktosa sangat langka di Gaza, sehingga nyawa bayi-bayi semakin terancam karena kesulitan mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan.

Di Gaza, sudah banyak bayi yang meninggal bahkan sebelum merayakan ulang tahun pertama mereka. Karena tak ingin jumlah ini terus bertambah, pada 7 Mei 2025, Adara Relief International menyalurkan bantuan Children Kit kepada 348 bayi di Gaza utara. Bantuan yang disalurkan berupa popok bayi dan susu formula yang dibagikan secara langsung ke keluarga-keluarga yang memiliki bayi di Gaza utara.

Bantuan ini tidak akan bisa terselenggara tanpa adanya uluran tangan dari Sahabat Adara dan masyarakat Indonesia yang peduli kepada saudara-saudara kita di Gaza. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan yang Sahabat Adara donasikan telah memberi harapan bagi ratusan bayi di Gaza yang hingga saat ini masih berjuang untuk bertahan hidup di tengah genosida yang dilakukan oleh Israel di Gaza.








