Istanbul – Adara Relief International mendapatkan pelajaran yang berharga saat melakukan kunjungan kedua dalam perjalanan “bashmah Journey” ke mitra penyaluran, Ummet Vakfi di Istanbul, Turki (7/12).
Selain mendengarkan mengenai program-program untuk Al-Quds, tim Adara juga mendengarkan penjelasan mengenai empat jenis perampasan zionis Israel terhadap Al Quds yang perlu diketahui oleh para pegiat kemanusiaan untuk Palestina yang disampaikan Dr. Sameer Said yang merupakan seorang ahli tentang Al Quds.

Pertama, perampasan tanah. Hal ini diantaranya berupa penghancuran rumah, pembangunan permukiman di atas tanah milik penduduk, dan tembok Apharteid yang berdiri sepanjang 700 kilometer dengan tinggi 8 meter yang menutup akses-akses penting penduduk Al Quds.
Kedua, perampasan manusia. Adapun bentuk perampasan manusia diantaranya adalah pembunuhan, penangkapan, tindakan kekerasan dan pengusiran ribuan penduduk Palestina sehingga mereka terpaksa mengungsi di wilayah terdekat.
Ketiga, perampasan identitas. Hal ini berupa perubahan nama-nama jalan, tempat dan hal lainnya dengan menggunakan bahasa Ibrani. Selain itu zionis melakukan perubahan kurikulum pendidikan,
penutupan lembaga-lembaga sosial dan perusakan generasi Palestina dengan memberikan obat terlarang secara gratis.
Keempat, perampasan kesucian yang dilakukan dengan penodaan terhadap Masjid Al Aqsa, masjid-masjid yang ada di Al Quds juga makam-makam dan wakaf-wakaf Islam lainnya di Al Quds.

Sehingga dengan hal ini, kita menyadari perhatian dan dukungan terhadap Al Quds maupun Palestina sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia, khususnya Indonesia agar bangsa Palestina tetap tegar mempertahankan tanah airnya dan juga masjid Al Aqsa, yang merupakan milik umat Islam di seluruh dunia.
Tanya jawab seputar program Orang Tua Asuh?
Klik s.id/tanyaOTA
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman dengan klik link ini.





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)

