JAKARTA-Di penghujung tahun ini, Indonesia diliputi suasana duka karena banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatera yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bencana alam ini telah merenggut nyawa ratusan jiwa, sedangkan ratusan orang lainnya masih dinyatakan hilang. Selain memakan banyak korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas umum dan memutus jalur transportasi. Dalam situasi darurat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan kebutuhan pokok untuk bisa bertahan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah, sejak 28 November 2025 hingga 7 Desember mendatang, Sahabat Adara bersama Adara Relief International menyalurkan bantuan untuk ratusan keluarga di Sumatera Barat.

Tak ada yang bisa mengetahui kapan musibah akan terjadi, begitu pula saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Dalam waktu singkat, rumah-rumah penduduk hanyut diterjang derasnya banjir, jembatan-jembatan runtuh, akses transportasi terputus, dan sejumlah fasilitas publik menjadi rusak. Di Sumatera Barat, dampak bencana ini dilaporkan meluas hingga mencakup 13-14 kabupaten/kota, meliputi Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, serta beberapa kota/kabupaten lainnya.
Per 30 November 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa di Sumatera Barat, sebanyak 129 jiwa meninggal dunia, 118 orang masih dinyatakan hilang, dan 16 lainnya menderita luka-luka. Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. Total pengungsi di Sumatera Barat kini mencapai 11.820 keluarga atau 77.918 jiwa, dengan konsentrasi terbesar berada di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Saat ini, saudara-saudara kita di Sumatera Barat sangat membutuhkan bantuan kebutuhan dasar untuk bertahan di tengah situasi darurat ini. Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita, Sahabat Adara bersama Adara Relief International menyalurkan bantuan untuk ratusan keluarga di Sumatera Barat. Bantuan disalurkan dalam beberapa tahap: Tanggal 28 November 2025, bantuan disalurkan untuk 3 orang di Pantai Pasir Putih, 27 orang di Lubuk Lukum, Lori, dan Lubuk Minturun, Padang juga 100 keluarga di Batang Tajongkek, Sikabu, Marunggi, Sampan, dan Kabun, Pariaman; kemudian tanggal 29 November 2025, bantuan disalurkan untuk 50 keluarga di Batu Busuak dan Padang Sago. Bantuan yang dikirimkan berupa sembako dan akan terus disalurkan hingga tanggal 7 Desember mendatang.




Dalam menyalurkan kebaikanmu untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana, Adara tidak bergerak sendirian, namun didukung oleh komunitas Sahabat Al-Quds Sumbar. Meski raga kita dan saudara-saudara kita di Sumatera terpisah oleh jarak, namun hati dan jiwa kita selalu tertaut sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Layaknya saudara, sudah seharusnya kita saling mengulurkan tangan di saat salah satu membutuhkan bantuan. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan darimu telah diterima oleh saudara-saudara kita di Sumatera Barat. Saat ini, saudara-saudara kita masih membutuhkan uluran tanganmu untuk bisa pulih sepenuhnya, maka semoga Sahabat Adara akan terus membersamai dan memberikan pelukan hangat bagi para korban banjir di Sumatera.







![Truk-truk pengangkut bantuan kemanusiaan melewati Perlintasan Perbatasan Kissufim dan menuju Gaza berdasarkan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas, dan tiba di Jalur Gaza di Deir al-Balah, Gaza pada 12 November 2025. [Mohammed Nassar – Anadolu Agency]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/AA-20251112-39691593-39691578-TRUCKS_LOADED_WITH_HUMANITARIAN_AID_CONTINUE_TO_ENTER_GAZA-75x75.webp)
