
Bank Dunia mengatakan semua penduduk Jalur Gaza menderita kemiskinan, yang jumlahnya mencapai 100%, dan inflasi yang melebihi 250%, akibat konsekuensi genosida Israel yang sedang berlangsung selama hampir satu tahun.
Hal itu terungkap dalam laporan yang dikeluarkan Bank Dunia pada Kamis (26/9). Dalam laporan berjudul, “Modernisasi Ekonomi Palestina”, Bank Dunia menekankan bahwa agresi telah mendorong ekonomi Gaza ke ambang kehancuran total, dengan penyusutan sebesar 86% pada kuartal pertama tahun 2024.
Bank Dunia menunjukkan bahwa harga-harga komoditas pokok di Gaza mengalami lonjakan yang signifikan mengingat kekurangan likuiditas uang tunai yang parah, seraya menambahkan bahwa agresi di Gaza telah menyebabkan runtuhnya sistem pendidikan dan kerusakan parah pada sektor pertanian dan sistem kesehatan di Jalur Gaza.
Amnesty International mengatakan pada awal September bahwa kampanye militer Israel untuk memperluas zona penyangga di sepanjang batas timur Jalur Gaza harus diselidiki atas kejahatan perang berupa penghancuran tanpa alasan dan hukuman kolektif.
Perluasan zona penyangga ini telah menyebabkan militer Israel secara tidak sah menghancurkan lahan pertanian, menghancurkan bangunan warga sipil, dan meratakan seluruh lingkungan, termasuk rumah, sekolah, dan masjid.
Sumber:
https://english.palinfo.com/news/2024/09/26/326042/
https://daysofpalestine.ps/world-bank-poverty-rate-hits-100-in-gaza-inflation-soars-to-250/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini






