JAKARTA-Di tengah musim dingin yang menusuk tulang, anak-anak Palestina di pengungsian Lebanon tidak lepas dari Al-Qur’an. Dengan tubuh menggigil kedinginan, bibir mungil mereka yang gemetar terus melantunkan kalam-kalam suci yang telah mereka hafalkan. Seperti musim dingin yang tidak bisa menghentikan anak-anak Palestina untuk menghafal Al-Qur’an, jauhnya jarak juga tidak akan menghalangi kepedulian Indonesia untuk anak-anak pengungsi Palestina. Pada 13 November 2025, bentuk kepedulian tersebut direalisasikan melalui pengiriman bantuan musim dingin untuk 378 anak Palestina penghafal Qur’an di kamp Saida, Lebanon.

Pengungsian bukanlah tempat yang ideal bagi anak-anak untuk tumbuh. Di tengah padatnya populasi di lokasi yang sempit, mayoritas pengungsi Palestina hidup penuh kesulitan karena minimnya layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Banyak pengungsi juga kesulitan mendapatkan kesempatan bekerja karena status mereka, sehingga anak-anak mereka terpaksa hidup dengan berbagai keterbatasan.
Akan tetapi, anak-anak Palestina adalah karang di tengah lautan. Besarnya ombak tidak akan membuat mereka goyah dan terombang-ambing, sebaliknya justru membuat mereka semakin kuat dan kokoh. Salah satu faktor utama yang menguatkan anak-anak Palestina adalah kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Sejak mulai bisa berbicara, anak-anak Palestina telah diajarkan untuk membaca dan menghafal ayat-ayat suci, yang menjadi tuntunan hidup dan penguat mereka hingga tumbuh dewasa.
Namun, musim dingin telah menjadi cobaan tersendiri bagi anak-anak Palestina penghafal Qur’an di Lebanon. Tanpa perlengkapan musim dingin, mereka harus berjuang menahan cuaca ekstrem sambil terus berusaha menambah hafalan mereka. Maka, dalam upaya untuk meringankan penderitaan anak-anak luar biasa tersebut, pada 13 November 2025, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan musim dingin untuk 378 anak Palestina penghafal Qur’an di kamp Saida, Lebanon. Anak-anak diajak ke toko pakaian untuk memilih langsung apa yang mereka butuhkan.



Senyum anak-anak Palestina ketika memilih pakaian hangat kesukaan mereka di toko tidak akan bisa digantikan oleh apapun. Bibir mulia mereka yang selalu basah oleh lantunan ayat-ayat suci, kini tidak lagi menggigil kedinginan, digantikan oleh tawa ceria dan ucapan “Terima kasih” berulang kali untuk masyarakat Indonesia yang telah peduli pada mereka. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan musim dingin darimu semoga menjadi amal jariyah karena telah memudahkan anak-anak Palestina untuk menghafalkan Al-Qur’an dengan kondisi yang lebih baik.








