• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Bagaimana Agresi di Gaza Mengisi Gelombang Kekerasan Pemukim terhadap Warga Palestina di Tepi Barat

by Adara Relief International
Oktober 21, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Seorang pria memeriksa kendaraan yang dibakar oleh pemukim Israel dalam serangan di desa Taybeh, Tepi Barat, pada Juli 2025 (Zain Jaafar/AFP)

Seorang pria memeriksa kendaraan yang dibakar oleh pemukim Israel dalam serangan di desa Taybeh, Tepi Barat, pada Juli 2025 (Zain Jaafar/AFP)

13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perang Israel di Gaza telah memicu gelombang baru kekerasan brutal oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat. Salah satu contoh paling parah terjadi di desa Kristen Taybeh, dekat Ramallah. Para pemukim bersenjata menyerang warga, mencuri harta benda, membakar kendaraan, dan menghancurkan ladang zaitun. Semua dilakukan di bawah perlindungan tentara Israel.

Seorang warga Badui, Youssef Moussa (64 tahun), menceritakan bagaimana sekelompok pemukim menyerang rumahnya, memukuli dirinya hingga tak sadarkan diri, mencuri uang tunai, emas, dan 85 ekor domba miliknya. Ketika ambulans datang, tentara Israel menutup gerbang desa dan menolak memberikan akses masuk.

Serangan semacam ini kini menyebar ke berbagai wilayah di Tepi Barat seperti Turmus Ayya, Nablus, Ramallah, dan Bethlehem. Para pemukim bertindak seolah tanpa hukum jika warga Palestina melapor ke polisi, tak ada yang datang; jika mereka melawan, tentara justru berpihak pada pemukim.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich tokoh penting dalam pemerintahan Netanyahu dan pemimpin Partai Zionis Religius sayap kanan menjadi figur utama di balik gelombang kekerasan ini. Smotrich secara terbuka mendukung rencana aneksasi 82% wilayah Tepi Barat (yang ia sebut “Yudea dan Samaria”) dan mendorong pembangunan permukiman ilegal untuk melenyapkan kemungkinan berdirinya negara Palestina.

Smotrich juga mengakui bahwa setiap unit perumahan baru di permukiman adalah “paku di peti mati ide negara Palestina.” Kebijakan ini, menurut organisasi HAM seperti B’Tselem, merupakan bentuk pembersihan etnis yang melanggar hukum internasional dan termasuk kejahatan perang.

Baca Juga

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Meski sejumlah tokoh Barat, termasuk Duta Besar AS Mike Huckabee, senator Amerika, dan pejabat Jerman mengunjungi Taybeh setelah serangan pemukim, kekerasan tidak berhenti. Tentara Israel sering tidak menolong atau justru melindungi para penyerang.

Sementara itu, rencana perdamaian yang disusun Presiden AS Donald Trump sama sekali tidak menyinggung soal pengusiran warga Palestina di Tepi Barat. Padahal tanpa menghentikan kejahatan perang di wilayah ini, perdamaian jangka panjang mustahil terwujud.

Sumber: MEM, Anadolu Agency

ShareTweetSendShare
Previous Post

Generasi yang Hilang: Bagaimana Agresi Israel Meninggalkan Luka Seumur Hidup bagi Anak-Anak Gaza

Next Post

Netanyahu Akui Serangan ke Gaza Saat Gencatan Senjata, 97 Warga Palestina Terbunuh

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
0
16

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 18, 2026
14
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 18, 2026
13
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 18, 2026
13
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 18, 2026
15
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
Israel memulai serangkaian serangan di Gaza meskipun ada gencatan senjata, dan asap tebal mengepul dari bagian timur Khan Yunis, Gaza, setelah serangan tersebut, pada 19 Oktober 2025.

Netanyahu Akui Serangan ke Gaza Saat Gencatan Senjata, 97 Warga Palestina Terbunuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630