Ancaman kelaparan kembali terjadi di Gaza utara ketika Israel terus membatasi masuknya bantuan dari semua pintu penyeberangan. Salama Marouf, Kepala Kantor Media Pemerintah, mengatakan pada Ahad (26/5) bahwa krisis ketahanan pangan juga memburuk di distrik tengah dan selatan.
Dalam sebuah pernyataan, Marouf mengatakan upaya bantuan masih jauh di bawah kebutuhan minimum.
“Selama sepekan terakhir, sekitar 300 truk telah memasuki Gaza melalui dermaga yang dibangun AS dan dari titik persimpangan yang baru dibuka di Gaza utara,” katanya. Kebutuhan minimum harian di Gaza adalah 500 truk per hari.
Sementara itu, Israel terus memblokir penyeberangan Rafah dengan Mesir dan membatasi masuknya bantuan melalui penyeberangan Karem Abu Salem (Kerem Shalom) di Gaza selatan, tambah Marouf.
Sumber: https://www.middleeasteye.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








