• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Anak-Anak Ethiopia Masih Tidak Bersekolah Usai Kesepakatan Damai. Ternyata ini Penyebabnya

by Adara Relief International
April 13, 2023
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Anak-Anak Ethiopia Masih Tidak Bersekolah Usai Kesepakatan Damai. Ternyata ini Penyebabnya
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sekitar 2,3 juta anak tetap tidak bersekolah di Ethiopia utara meskipun perjanjian damai November lalu telah mengakhiri konflik yang berjalan selama dua tahun. Rekonstruksi bangunan yang rusak juga belum dimulai. Di seluruh negeri, lebih dari 3,5 juta anak putus sekolah – atau 1 dari setiap 16 anak – dalam apa yang disebut sebagai salah satu krisis pendidikan terburuk di dunia.

Data terbaru mengungkapkan kerusakan besar dalam hal infrastruktur ditemukan di seluruh wilayah yang terkena dampak konflik, seperti Tigray, Amhara, dan Afar di Ethiopia utara, menurut laporan terbaru dari Klaster Pendidikan Ethiopia yang terdiri dari Kementerian Pendidikan, Save the Children, dan UNICEF. Situasinya sangat buruk di Tigray, dengan 85% sekolah mengalami kerusakan parah atau sebagian, dan semua sekolah umum tetap tutup.

Akibat pandemi COVID yang diikuti konflik selama dua tahun, 2,3 juta anak di wilayah tersebut putus sekolah selama sekitar tiga tahun. 22.500 guru tidak dibayar selama lebih dari dua tahuna. Sementara itu, anak-anak yang putus sekolah dalam waktu lama berisiko mengalami eksploitasi, kekerasan seksual, pernikahan dini, dan pekerja anak serta kehilangan hak atas pendidikan.

Zinash* (13 tahun) adalah siswa kelas lima di sebuah sekolah dasar di wilayah Amhara, Ethiopia. Keluarganya mencari nafkah melalui pertanian dan peternakan kecil. Akibat konflik tersebut, keluarganya terpaksa meninggalkan rumah mereka dan Zinash* putus sekolah selama satu tahun. Zinash* kini menjadi salah satu dari sedikit anak yang dapat kembali bersekolah. 

“Setahun yang lalu, saya dan keluarga melarikan diri dari desa kami karena pertempuran yang terjadi. Rumah-rumah hancur akibat konflik dan harta benda rusak dan banyak orang harus mengungsi dari daerah tersebut. Sekarang, setelah hampir satu tahun, saya dapat melanjutkan pendidikan saya dan duduk di kelas lima di sekolah dasar terdekat.”

Save the Children menjalankan ruang aman untuk anak-anak dapat menerima dukungan emosional dan dorongan untuk mengungkapkan perasaan mereka melalui permainan dan permainan peran. Badan bantuan tersebut juga menyediakan buku-buku dan bahan belajar lainnya untuk membantu anak-anak seperti Zinash* kembali ke sekolah, tetapi masih banyak yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan masyarakat, termasuk pendidikan anak. Permohonan PBB untuk Ethiopia hanya didanai 18,4%, yang berarti tambahan $3,26 miliar USD sangat dibutuhkan.

*nama telah diubah untuk melindungi anonimitas

Sumber:

https://reliefweb.int

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Baca Juga

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakInternasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Jelang Lebaran, Ratusan Warga Ponorogo Korban Tanah Bergerak Masih Mengungsi

Next Post

Pemerintah Israel Larang Pemukim Masuk ke Al-Aqsa pada Akhir Ramadan, Menteri Keamanan Mengamuk

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 18, 2026
0
16

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 18, 2026
14
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 18, 2026
13
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 18, 2026
13
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 18, 2026
15
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
Pemerintah Israel Larang Pemukim Masuk ke Al-Aqsa pada Akhir Ramadan, Menteri Keamanan Mengamuk

Pemerintah Israel Larang Pemukim Masuk ke Al-Aqsa pada Akhir Ramadan, Menteri Keamanan Mengamuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630