JAKARTA-Di Jalur Gaza, musim dingin tidak dihiasi salju putih yang turun perlahan yang keindahannya bisa disaksikan dari jendela rumah yang dilengkapi perapian hangat. Di Gaza, musim dingin hadir di tengah ancaman kematian di antara tenda-tenda pengungsian yang rapuh, tanpa adanya penghangat dan perlengkapan untuk bertahan. Di tengah krisis musim dingin di Gaza, Sahabat Adara bersama Adara Relief International segera mengambil tindakan. Pada 1 Desember 2025, Sahabat Adara melalui Adara Relief International menyalurkan bantuan pakaian hangat yang memberi manfaat bagi 165 anak di Gaza utara.

Musim dingin di Gaza di penghujung tahun 2025 sangat jauh dari kata indah, Di tengah ancaman kematian akibat runtuhnya infrastruktur dan sistem kesehatan, hadirnya musim dingin menjadi ketakutan yang menghantui penduduk Gaza. Tanpa atap untuk berlindung dan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh, suhu ekstrem mengancam nyawa penduduk, terutama bayi dan anak-anak.
Di tengah kehancuran Gaza, banyak orang tidak memiliki pilihan selain tinggal di tenda-tenda pengungsian yang tidak layak huni. Tenda-tenda yang ditempati oleh penduduk Gaza tidak bisa menahan angin kencang, juga tidak terhindar dari banjir setelah hujan deras. Tanpa adanya air bersih dan sistem pembuangan limbah yang baik, berbagai jenis penyakit mengintai penduduk Gaza saat musim dingin.

Di tengah krisis musim dingin yang terjadi di Gaza, Sahabat Adara bersama Adara Relief International segera mengambil tindakan untuk mencegah bertambahnya jumlah korban. Pada 1 Desember 2025, Sahabat Adara melalui Adara Relief International menyalurkan bantuan pakaian hangat yang memberi manfaat bagi 165 anak di Gaza utara.

Beberapa keluarga telah kehilangan anak dan orang tercinta mereka karena kedinginan, dan semoga bantuan pakaian hangat dari Sahabat Adara akan mencegah bertambahnya jumlah korban di musim dingin ini. Terima kasih Sahabat Adara, pakaian hangat darimu tidak hanya melindungi penduduk Gaza dari udara dingin, tetapi juga menjaga jiwa mereka agar tetap kuat dalam melewati penderitaan yang mereka hadapi.








