• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 2, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

by Adara Relief International
Februari 2, 2026
in Artikel, Syariah
Reading Time: 5 mins read
0 0
0
Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

Ilustrasi: (AFP/Fayez Nureldine)

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada bulan Ramadan yang mulia, umat Islam berlomba mempersembahkan amal terbaik, taubat terbaik, tilawah terbaik, dan juga sedekah terbaik. Semua ini tentu dalam rangka meneladani pemilik akhlak terluhur, baginda Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadis Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu menuturkan,

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم أجودَ الناسِ بالخيرِ ، وكان أجودَ ما يكون في شهرِ رمضانَ حتى ينسلِخَ ، فيأتيه جبريلُ فيعرضُ عليه القرآنَ ، فإذا لقِيَه جبريلُ كان رسولُ اللهِ أجودَ بالخيرِ من الرِّيحِ الْمُرسَلَةِ

“Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan dalam kebaikan dan kedermawanannya mencapai puncak pada bulan Ramadan hingga bulan itu berakhir. Jibril menemui beliau dan membacakan Al-Qur’an kepadanya. Maka apabila Jibril menemuinya, Rasulullah ﷺ menjadi lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berembus kencang.” (HR. Bukhari)

Kata أَجْوَد sebagaimana terkandung dalam hadis tersebut, berasal dari kata ُالجُوّد  yang berarti dermawan. Bentuk أجود  menunjukkan tingkatan paling tinggi, sehingga maknanya adalah “paling dermawan dibandingkan yang lain”.

Para ulama mengatakan ُالجُوْد  atau kedermawanan adalah kemurahan hati, memberi dan menginfakkan harta tanpa menunggu permintaan.

Dalam hadis tersebut, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu mengabarkan bahwa Rasulullah ﷺ adalah manusia paling agung, paling dermawan secara mutlak, dan kedermawanan beliau mencapai puncaknya pada bulan Ramadan.

Al-Qur`an melahirkan sifat dermawan
Di antara pengaruh paling nyata dari interaksi yang hidup dengan Al-Qur’an adalah perubahan akhlak dan orientasi hidup seorang hamba. Al-Qur’an tidak hanya dibaca untuk dihafal atau dipahami maknanya, tetapi dihayati hingga membentuk kepekaan sosial, kelapangan hati, dan dorongan untuk memberi. Dalam konteks inilah hubungan Rasulullah ﷺ dengan Al-Qur’an menjadi teladan paling jelas tentang bagaimana wahyu membentuk karakter yang penuh kasih dan kedermawanan.

Pertemuan Rasulullah ﷺ dengan Ruhul Amin, Jibril as. untuk mengulang hafalan Al-Qur`annya, juga merupakan proses penyiraman ruhiyah yang melapangkan jiwa. Hal ini menunjukan bahwa mulazamah atau konsistensi kelekatan kita dengan Al-Qur`an akan melahirkan sifat ُالجُود yaitu kedermawanan yang mengalir tanpa harus menunggu diminta. Rasulullah ﷺ menjadi lebih mulia, lebih banyak memberi, lebih aktif dalam berbuat kebaikan, dan lebih besar manfaatnya bagi makhluk, daripada angin lembut yang Allah kirimkan membawa hujan dan rahmat.

Dengan demikian, Al-Qur`an bukan sekadar bacaan belaka. Harus ada dorongan untuk melahirkan amal salih setelah kita berlama-lama duduk bersama Al-Qur`an. Jangan kita jadikan momentum Ramadan ini hanya sebagai waktu untuk mengkhatamkan Al-Qur`an sebanyak-banyaknya, tetapi kita juga harus membiarkan hikmah Al-Qur`an membentuk pribadi kita menjadi lebih baik lagi.

Al-Qur`an Melahirkan Sifat Dermawan

Di antara pengaruh paling nyata dari interaksi yang hidup dengan Al-Qur’an adalah perubahan akhlak dan orientasi hidup seorang hamba. Al-Qur’an tidak hanya dibaca untuk dihafal atau dipahami maknanya, tetapi dihayati hingga membentuk kepekaan sosial, kelapangan hati, dan dorongan untuk memberi. Dalam konteks inilah hubungan Rasulullah ﷺ dengan Al-Qur’an menjadi teladan paling jelas tentang bagaimana wahyu membentuk karakter yang penuh kasih dan kedermawanan.

Pertemuan Rasulullah ﷺ dengan Ruhul Amin, Jibril as. untuk mengulang hafalan Al-Qur`annya, juga merupakan proses penyiraman ruhiyah yang melapangkan jiwa. Hal ini menunjukan bahwa mulazamah atau konsistensi kelekatan kita dengan Al-Qur`an akan melahirkan sifat ُالجُود yaitu kedermawanan yang mengalir tanpa harus menunggu diminta. Rasulullah ﷺ menjadi lebih mulia, lebih banyak memberi, lebih aktif dalam berbuat kebaikan, dan lebih besar manfaatnya bagi makhluk, daripada angin lembut yang Allah kirimkan membawa hujan dan rahmat.

Dengan demikian, Al-Qur`an bukan sekadar bacaan belaka. Harus ada dorongan untuk melahirkan amal salih setelah kita berlama-lama duduk bersama Al-Qur`an. Jangan kita jadikan momentum Ramadan ini hanya sebagai waktu untuk mengkhatamkan Al-Qur`an sebanyak-banyaknya, tetapi kita juga harus membiarkan hikmah Al-Qur`an membentuk pribadi kita menjadi lebih baik lagi.

Sedekah Bukan Paksaan

(Shihab al-Shandoudi/Times of Oman)
(Shihab al-Shandoudi/Times of Oman)

Dari hadis yang telah dipaparkan, kita mempelajari bahwa kedermawanan Rasulullah ﷺ tidak berasal dari sebuah paksaan, namun implementasi yang lahir dari hubungan yang baik dengan Al-Qur`an. Kalaulah kita sebagai umatnya perlu sedikit dipaksa dalam melakukan kebaikan, maka jangan ragu untuk memaksakan diri demi menunaikannya.

Setiap selesai mengaji, tanyakan kepada diri kita “Amal salih apa yang hendak aku lakukan setelah ini?” atau “Kepada siapa aku akan bersedekah pada hari ini?” agar hati kita mulai terbiasa peka pada amal-amal kebaikan yang terkadang memang perlu sedikit dipaksakan.

Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan; 

ما سُئِلَ رَسولُ اللهِ ﷺ شيئًا قَطُّ، فَقالَ: لَا

“Rasulullah ﷺ tidak pernah sekali pun dimintai sesuatu, lalu beliau menjawab: ‘tidak’.” (HR. Muslim)

Tidak ada satu pun permintaan yang sampai kepada Rasulullah ﷺ lalu beliau menjawab dengan kata yang meredupkan harapan: “tidak”. Jika beliau memiliki, beliau memberi. Jika tidak memiliki, beliau diam dengan wajah penuh empati, atau berdoa untuk si peminta, atau menjanjikan kebaikan ketika Allah melapangkan. Beliau menjaga perasaan orang yang meminta, sebagaimana beliau menjaga amanah harta yang ada di tangannya. Karena bagi Rasulullah ﷺ, menolak manusia tanpa uzur adalah menutup pintu rahmat.

Hingga pada waktu-waktu tertentu Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu menuturkan sebuah kisah yang menyesakkan dada, tentang bagaimana kehidupan Rasulullah ﷺ, sang manusia pilihan, pemimpin terbaik, pemilik kedudukan tertinggi di antara umat manusia. 

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ علَيه وسلَّم يَبيتُ اللَّيالِيَ المتتابِعةَ طاويًا وأهلُه”، أي: جائعًا هو وأهلُه من نِسائِه ليلًا، ثمَّ فسَّر سبَبَ جوعِه باللَّيل بقولِه: “لا يَجِدون عَشاءً”

“Rasulullah ﷺ pernah melewati beberapa malam berturut-turut dalam keadaan lapar, demikian pula keluarganya,” yakni beliau dan istri-istri beliau berada dalam keadaan lapar pada malam hari. Kemudian dijelaskan sebab lapar tersebut dengan sabdanya: “Mereka tidak mendapatkan makan malam.” (HR. Tirmidzi)

Nabi ﷺ tidak pernah menimbun harta, beliau banyak bersedekah, dan para tamu sering datang kepada beliau, lalu beliau memuliakan mereka dengan apa pun yang ada hingga habis.

Maka tidak heran, ketika Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha ditanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ, beliau menjawab

كان خُلُقُه القُرآنَ

 “Akhlaknya ﷺ adalah Al Qur`an” (HR. Ahmad)

Nabi ﷺ adalah teladan tertinggi dalam akhlak yang mulia. Al-Qur’an telah berbicara tentang akhlak beliau ﷺ dan menggambarkannya sebagai pemilik akhlak yang agung.

Sedekah yang Seperti Angin

Mungkin batin kita bertanya, mengapa kedermawanan Rasulullah ﷺ diibaratkan seperti angin yang diutus? Hal ini sebab angin datang membawa kesejukan tanpa perlu diminta oleh manusia yang membutuhkannya. Angin datang tanpa menunggu; ia bersegera. Angin datang tanpa berlama-lama memperhitungkan kebaikannya, dan angin datang tanpa berisik, namun menebar manfaat.

Tentu saja, sedekah kita tidak akan bisa sehebat sedekah Rasulullah ﷺ. Namun, Allah tidak pernah melihat amal salih dari sisi besaran nilainya. Allah melihat ketulusan niat, dorongan kuat untuk melakukannya, dan harapan-harapan yang membersamai aliran sedekah tersebut.

Baca Juga

Masjid Ibrahimi: Proyek Yahudisasi dan Penghapusan Paksa Identitas Islam di Seluruh Bagiannya

Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

Maka di bulan yang penuh keberkahan ini, yang secara jelas ditunjukkan oleh Rasulullah ﷺ sebagai bulan yang meningkatkan kedermawanan beliau, mari kita bulatkan tekad untuk gemar bersedekah. Hal ini sebagai bukti bahwa Al-Qur`an yang ada dalam genggaman kita bukan sekadar untuk membasahi lisan, melainkan menjelma kompas kehidupan kita dalam menuju keridaan Allah, dengan melahirkan amal-amal salih setiap selesai membacanya.

Jika Al-Qur’an benar-benar hidup di hati kita pada bulan Ramadan,
maka ia pasti mengalir keluar melalui tangan kita.

Allahu a’lam bishshawwab.                              

Isma Muhsonah Sunman, S.Ag., M. Pd. 

Dosen STAI DI Al-Hikmah Jakarta dan Pengajar Al-Qur`an di Syifaur Rahman Islamic Club Bogor

 

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Webinar Tarhib Ramadhan: Persiapkan Fisik dan Ruhani Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Next Post

Israel Melarang Doctors Without Borders (MSF) Beroperasi di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Para pemukim memasang bendera Israel di pagar batu Masjid Ibrahimi di Hebron (MEMO)
Artikel

Masjid Ibrahimi: Proyek Yahudisasi dan Penghapusan Paksa Identitas Islam di Seluruh Bagiannya

by Adara Relief International
Januari 26, 2026
0
30

Masjid Ibrahimi merupakan situs suci yang terletak di kota Al-Khalil (Hebron) di Palestina. Bagi umat Islam, masjid ini merupakan situs...

Read moreDetails
Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

Januari 20, 2026
224
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Januari 19, 2026
36
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
33
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
48
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
36
Next Post
Israel Melarang Doctors Without Borders (MSF) Beroperasi di Gaza

Israel Melarang Doctors Without Borders (MSF) Beroperasi di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630