• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 27, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Program Adara for Children

Saat Dunia Membeku, Kepedulian Menghangatkan: Laporan Dekap Yatim Palestina

by Adara Relief International
Januari 26, 2026
in Adara for Children, Program
Reading Time: 5 mins read
0 0
0
Saat Dunia Membeku, Kepedulian Menghangatkan: Laporan Dekap Yatim Palestina
26
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Musim dingin masih berlangsung di Gaza. Bagi ribuan keluarga pengungsi, dingin bukan sekadar cuaca, melainkan ancaman bagi kehidupan. Hujan yang terus turun, angin kencang, serta tenda-tenda yang rapuh membuat anak-anak harus tidur dalam kondisi basah dan menggigil. Keterbatasan selimut, pakaian hangat, air bersih, dan layanan kesehatan memperburuk keadaan. Organisasi kemanusiaan dunia memperingatkan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza semakin memburuk di tengah musim dingin yang mencekam, sementara gencatan senjata hanya basa-basi dan blokade masih terus berlaku. Risiko sakit, kekurangan gizi, hingga kematian akibat paparan dingin semakin tinggi, terutama bagi anak-anak yang tubuhnya paling rentan.

Kondisi berat ini juga dialami oleh anak-anak dalam Program Dekap Yatim Palestina (DYP). Mereka tidak hanya menanggung duka kehilangan ayah, tetapi juga harus berjuang bertahan hidup di tengah cuaca dingin dan situasi kemanusiaan yang semakin sulit. Program DYP hadir untuk memastikan mereka tetap mendapatkan perlindungan, bantuan dasar, serta dukungan yang menjaga harapan mereka tetap hidup. 

Menunaikan Amanah, Menghidupkan Harapan

Alhamdulillah berkat rahmat Allah swt, amanah para orangtua asuh DYP untuk menyampaikan bantuan bagi anak-anak yatim telah ditunaikan. Waktu pelaksanaan distribusi ini yaitu sejak 20 Desember 2025 dan berlangsung selama beberapa waktu hingga awal januari 2026. Meskipun mengalami rintangan dan hambatan, tim lapangan telah menjangkau wilayah-wilayah terdampak berat seperti Khan Younis, Deir Balah, dan Nuseirat, dan berhasil mencapai total penerima manfaat sebanyak 1.989 anak yatim.

Baca Juga

Sekaleng Daging Kornet Sejuta Kebahagiaan untuk Gaza

Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Melalui laporan ini, kami menyampaikan rasa syukur dan terimakasih, bahwa para donatur orangtua asuh DYP telah menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kehidupan, martabat, dan masa depan anak-anak yatim Palestina. Lebih dari sekedar bantuan kemanusiaan, bantuan yang Bapak/Ibu berikan merupakan bentuk kepedulian akan eksistensi anak-anak Gaza, dan menjadi nyala harapan bahwa kehidupan mereka layak untuk diperjuangkan. 

“Bantuan yang kami terima bukan hanya makanan dan selimut. Itu adalah tanda bahwa kami tidak sendirian. Di tengah dingin dan ketakutan, kami masih merasa ada yang peduli dan menjaga kami,” tutur Sohaib Mohammad Al-Hawajri, salah satu anak yatim penerima manfaat Program Dekap Yatim Palestina. Senada dengan itu, Batoul Iyad Al-Kafarnani menyampaikan, “Ketika tenda kami bocor dan udara sangat dingin, bantuan dari kalian membuat kami bisa bertahan. Dukungan ini memberi kami kekuatan untuk tetap berharap dan tidak menyerah.”

Sohaib Mohammad Al-Hawajri hidup bersama ibu dan kakaknya, setelah Ayahnya gugur pada tahun 2014 saat berusaha mengambil air untuk keluarga, meninggalkan mereka dalam kondisi ekonomi yang sangat rapuh. Genosida membuat mereka mengalami pengungsian sebanyak tiga kali dan harus bertahan dalam keterbatasan ekstrem serta ketidakpastian yang terus-menerus. Sementara itu, Batoul Iyad Al-Kafarnani kehilangan ayahnya pada tahun 2016 dan telah mengalami pengungsian hingga lima kali akibat perang. Rumah keluarganya di Beit Hanoun hancur total, memaksa mereka kini tinggal di sebuah tenda di wilayah selatan Gaza. Batoul kehilangan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan yang layak, dan makanan yang cukup, sementara ibunya berjuang sendiri tanpa penghasilan tetap untuk melindungi dan menghidupi anak-anaknya. Keduanya menjadi potret nyata anak-anak yatim Gaza yang harus bertahan hidup di tengah dingin, kehilangan, dan keterbatasan, namun tetap menyimpan harapan berkat dukungan dan kepedulian yang mereka terima.

Kondisi Umum Yatim DYP di Gaza: Bertahan di Tengah Dingin, Kehilangan, dan Ketidakpastian

Anak-anak yatim di Gaza menjalani kehidupan dalam situasi yang sangat rapuh. Tanpa penopang keluarga, mereka bertahan hidup di tengah blokade dan serangan yang tiada berakhir. Sementara itu, pengungsian berkepanjangan dan musim dingin masih terus mengancam keselamatan. Kebutuhan dasar yang seharusnya menjadi hak mereka sering kali sulit terpenuhi. Berikut adalah gambaran kondisi anak-anak yatim berdasarkan hasil laporan lapangan:

  • Kondisi Tempat Tinggal
    • Tinggal di tenda-tenda darurat atau bangunan yang rusak berat.
    • Banyak tenda tidak tahan hujan dan angin, sehingga bocor dan lembap.
    • Sebagian wilayah mengalami banjir yang merendam area tidur anak-anak.
    • Tidak ada perlindungan yang memadai dari suhu dingin ekstrem.
  • Kesehatan Fisik
    • Rentan terhadap penyakit pernapasan, infeksi kulit, dan demam.
    • Risiko kekurangan gizi akibat keterbatasan makanan bergizi.
    • Akses layanan kesehatan sangat terbatas dan fasilitas medis kewalahan.
    • Beberapa wilayah melaporkan kematian anak akibat paparan dingin ekstrem.
  • Kebutuhan Dasar
    • Kekurangan selimut, pakaian musim dingin, dan perlengkapan penghangat.
    • Keterbatasan air bersih dan sanitasi yang layak.
    • Ketergantungan tinggi terhadap bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.
  • Pendidikan
    • Akses pendidikan sangat terbatas dan bersifat darurat.
    • Banyak anak mengalami keterputusan belajar akibat pengungsian berulang.
    • Fasilitas pendidikan rusak atau tidak dapat digunakan.
  • Kondisi Psikologis
    • Mengalami trauma, kecemasan, dan tekanan emosional akibat kehilangan orang tua dan perang.
    • Hidup dalam rasa tidak aman dan ketidakpastian yang berkepanjangan.
    • Sebagian anak menunjukkan ketangguhan melalui bermain dan rutinitas sederhana, meski dalam keterbatasan.
  • Aktivitas Harian
    • Lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan dan air.
    • Bermain dan belajar dilakukan secara terbatas di lingkungan yang tidak aman.
    • Kehidupan anak-anak jauh dari rasa aman dan kenyamanan yang seharusnya mereka miliki.
  • Dampak Jangka Panjang
    • Berisiko tinggi mengalami gangguan perkembangan fisik dan mental.
    • Membutuhkan perlindungan berkelanjutan serta dukungan komprehensif agar dapat tumbuh dengan layak.

Point-point ini menunjukkan bahwa anak-anak yatim Gaza bukan hanya menghadapi krisis kemanusiaan, tetapi juga sedang berjuang mempertahankan masa depan mereka di tengah kondisi yang sangat berat.

Di Mana Mereka Bertahan? Potret Sebaran Lokasi Anak Yatim dan Kondisi Terkini di Penjuru Gaza

Pada Desember 2025, sebanyak 1.989 anak yatim di bawah naungan Program Dekap Yatim Palestina Adara tersebar di berbagai titik pengungsian yang sangat rentan. Berikut adalah rincian sebaran lokasi dan situasi darurat yang mereka hadapi:

Menjaga Nyala Kepedulian, Menyemai Masa Depan yang Bermartabat

Kondisi anak-anak yatim di Gaza yang masih berada dalam ancaman dingin, kelaparan, penyakit, dan trauma menegaskan bahwa ikhtiar kemanusiaan ini tidak boleh berhenti. Dukungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan agar mereka tetap memiliki perlindungan, rasa aman, dan kesempatan untuk bertahan hidup dengan lebih layak. Setiap kontribusi dari para Orangtua Asuh DYP adalah nafas bagi keberlangsungan hidup mereka, menjadi kepedulian yang menghangatkan, di saat dunia seakan membeku. Dengan terus menjadi bagian dari Program Dekap Yatim Palestina, Bapak/Ibu turut memastikan bahwa pelukan kemanusiaan ini tidak terputus, dan anak-anak yatim Gaza tidak kembali berjuang sendirian dalam keterbatasan.

Lebih dari sekadar bantuan darurat, Program Dekap Yatim Palestina membawa visi besar untuk membangun generasi yang tumbuh dengan martabat, keteguhan, dan harapan. Program ini ingin memastikan bahwa anak-anak yatim Gaza tidak hanya mampu bertahan hidup, tetapi juga memiliki ruang untuk berkembang, belajar, dan menata masa depan yang lebih baik. Dengan merawat fisik, mental, dan spiritual anak-anak yatim di Gaza, Adara berikhtiar menguatkan dukungan bagi lahirnya generasi penerus Palestina yang selalu gigih bertahan, menguatkan bangsanya, dan menjadi cahaya kebaikan dari tanah yang diberkahi, yang hari ini masih diliputi luka. Mari terus dekap mereka. Pastikan perlindungan dan harapan ini terus berkelanjutan, hingga Palestina merdeka dan Masjid Al-Aqsa bebas seutuhnya. 

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Menteri Israel Setujui Izin Penggunaan Senjata Api untuk 18 Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Next Post

Masjid Ibrahimi: Proyek Yahudisasi dan Penghapusan Paksa Identitas Islam di Seluruh Bagiannya

Adara Relief International

Related Posts

Lembar Kerja Isra Mikraj
Adara for Children

Lembar Kerja Isra Mikraj

by Adara Relief International
Januari 22, 2026
0
15

Read moreDetails
Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Melalui Adara, Diaspora Palestina Dukung Kemanusiaan di Aceh

Januari 15, 2026
56
Sekaleng Daging Kornet Sejuta Kebahagiaan untuk Gaza

Sekaleng Daging Kornet Sejuta Kebahagiaan untuk Gaza

Januari 15, 2026
97
Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah Terima Bantuan Musim Dingin

Januari 13, 2026
44
Baju Hangat untuk 378 Anak Penghafal Al-Quran Palestina di Lebanon

Baju Hangat untuk 378 Anak Penghafal Al-Quran Palestina di Lebanon

Januari 13, 2026
24
Terapi Wicara Bantu Kembalikan Suara Anak-anak Palestina di Lebanon

Terapi Wicara Bantu Kembalikan Suara Anak-anak Palestina di Lebanon

Januari 12, 2026
17
Next Post
Para pemukim memasang bendera Israel di pagar batu Masjid Ibrahimi di Hebron (MEMO)

Masjid Ibrahimi: Proyek Yahudisasi dan Penghapusan Paksa Identitas Islam di Seluruh Bagiannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630