JAKARTA-Agresi dan pengusiran yang terjadi berulang kali telah merenggut suara anak-anak Palestina, termasuk anak-anak pengungsi yang diusir secara paksa oleh Zionis dari tanah air mereka. Di Lebanon yang menghadapi krisis parah, masa depan anak-anak pengungsi Palestina terancam akibat gangguan fisik dan psikologis karena trauma dan minimnya layanan pendidikan dan kesehatan. Menyadari bahwa anak-anak Palestina di Lebanon membutuhkan dukungan untuk membantu perkembangan mereka, pada 23 Oktober 2025, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan terapi wicara dan motorik untuk 74 anak pengungsi Palestina di kamp Tyre, Saida, Beirut, dan Lebanon Utara.

Lebanon adalah salah satu negara yang menampung cukup banyak pengungsi Palestina sejak Zionis mengusir mereka dari tanah airnya pada peristiwa Nakba tahun 1948. Banyak di antara mereka tidak bisa kembali ke desa tempat mereka dilahirkan, sehingga generasi-generasi selanjutnya juga berstatus sebagai pengungsi. Di kamp-kamp pengungsian Lebanon, para pengungsi Palestina hidup penuh kesulitan karena padatnya populasi, kurangnya fasilitas kesehatan dan pendidikan, dan diperparah oleh sulitnya mendapatkan pekerjaan bagi pengungsi.
Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan menderita dalam kondisi sulit di pengungsian. Mereka hidup dengan penuh keterbatasan, dengan makanan yang seadanya, tanpa adanya akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan yang memadai. Tubuh kecil mereka menanggung beban yang lebih berat dari yang seharusnya, membuat anak-anak berhenti berbicara. Masa depan anak-anak yang menderita gangguan atau keterlambatan dalam perkembangan fisik dan psikologis akan terancam jika tidak mendapatkan penanganan segera untuk membantu perkembangan mereka.

Anak-anak Palestina sama seperti anak-anak di belahan dunia lainnya, dan suara mereka juga berhak untuk didengar. Oleh sebab itu, untuk membantu mengembalikan suara anak-anak pengungsi Palestina, pada 23 Oktober 2025, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan terapi wicara dan motorik untuk 74 anak pengungsi Palestina di kamp Tyre, Saida, Beirut, dan Lebanon Utara.



Anak-anak pengungsi Palestina di Lebanon kini berada di tangan yang tepat untuk memulihkan kondisi mereka. Anak-anak dengan autisme, keterlambatan kognitif, cerebral palsy, kesulitan belajar, gangguan perkembangan, hiperaktivitas, dan defisit perhatian akan mendapatkan 370 sesi terapi secara gratis yang diharapkan dapat membantu perkembangan mereka. Terima kasih Sahabat Adara, semoga bantuan darimu akan mengembalikan suara anak-anak Palestina di Lebanon, agar suara mereka dapat didengarkan oleh seluruh dunia.








