• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Mei 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Mengesahkan Penggunaan Pelacak Elektronik terhadap Warga Palestina

by Adara Relief International
Januari 8, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Tentara Israel memblokir jalan dan membatasi pergerakan warga Palestina ketika para pemukim ilegal Israel, di bawah perlindungan pasukan Israel, melakukan serangan di Kota Tua Hebron di Tepi Barat bagian selatan pada 20 Desember 2025. [Amer Shallodi – Anadolu Agency]

Tentara Israel memblokir jalan dan membatasi pergerakan warga Palestina ketika para pemukim ilegal Israel, di bawah perlindungan pasukan Israel, melakukan serangan di Kota Tua Hebron di Tepi Barat bagian selatan pada 20 Desember 2025. [Amer Shallodi – Anadolu Agency]

36
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel mengesahkan penggunaan perangkat pelacak elektronik terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, berdasarkan arahan baru militer Israel. Langkah ini memungkinkan otoritas Israel mewajibkan warga Palestina yang dikenai pembatasan administratif untuk mengenakan atau membawa alat pemantau elektronik secara real time, meski mereka tidak pernah didakwa, diadili, atau divonis melakukan kejahatan. Setiap upaya merusak perangkat tersebut dianggap sebagai kejahatan.

Upaya ini memperluas sistem pengawasan dalam rezim militer Israel di wilayah pendudukan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara tegas mengecualikan pemukim ilegal Yahudi dari aturan ini, menegaskan sifat diskriminatif kebijakan yang diterapkan berdasarkan garis etnis dan kebangsaan. Arahan tersebut dikeluarkan melalui koordinasi antara militer, badan keamanan, kepolisian, kementerian kehakiman, dan otoritas hukum militer Israel.

Pengamat hak asasi manusia menilai langkah ini sebagai taktik yang menyasar warga sipil Palestina yang berada di bawah sistem kontrol administratif Israel, yang selama ini dikenal meniadakan proses hukum dan mengandalkan bukti rahasia. Penggunaan alat pelacak pada manusia berarti pembatasan mobilitas ekstrem, pengawasan berkepanjangan, serta ancaman penahanan tanpa pengadilan.

Jurnalis Antony Loewenstein menyebut upaya Israel itu sebagai “Palestine Laboratory”, yakni praktik menjadikan Palestina sebagai medan uji coba teknologi militer dan pengawasan canggih yang kemudian dipasarkan ke luar negeri. Model ini menggabungkan kekuatan militer, pengawasan massal, dan kontrol ruang hidup penduduk.

Al Jazeera pernah mengangkat dokumenter berjudul How Israel Tests Military Tech on Palestinians, yang mengungkap penggunaan teknologi kecerdasan buatan, sistem biometrik seperti Red Wolf dan Blue Wolf, pengenalan wajah, serta senjata jarak jauh di pos-pos pemeriksaan. Teknologi ini digunakan untuk memprofilkan warga Palestina, membatasi pergerakan mereka, dan memantau kehidupan sehari-hari tanpa persetujuan.

Kelompok HAM memperingatkan bahwa perluasan pelacakan elektronik dan pengawasan biometrik ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Konvensi Jenewa Keempat melarang kekuatan pendudukan menerapkan hukuman kolektif dan diskriminatif terhadap penduduk sipil yang berada di bawah pendudukan.

Baca Juga

244 Anak Palestina Terbunuh di Tepi Barat

PBB Soroti Indikasi Pembersihan Etnis di Palestina

Sumber:

Daily Sabah, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Bebaskan 10 Warga Palestina dari Gaza Setelah Berbulan-bulan Ditahan Secara Tidak Sah

Next Post

Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Adara Relief International

Related Posts

Israel Cegat Armada Bantuan Global Sumud
Berita Kemanusiaan

Israel Cegat Armada Bantuan Global Sumud

by Adara Relief International
Mei 19, 2026
0
21

Armada bantuan Gaza “Global Sumud” menuntut jalur aman setelah kapal mereka kembali dicegat pasukan Israel di laut internasional. Kelompok tersebut...

Read moreDetails
Layanan Radiologi Gaza Hampir Lumpuh

Layanan Radiologi Gaza Hampir Lumpuh

Mei 19, 2026
16
244 Anak Palestina Terbunuh di Tepi Barat

244 Anak Palestina Terbunuh di Tepi Barat

Mei 19, 2026
16
PBB Soroti Indikasi Pembersihan Etnis di Palestina

PBB Soroti Indikasi Pembersihan Etnis di Palestina

Mei 19, 2026
17
Israel Ubah Kantor UNRWA Jadi Basis Militer

Israel Ubah Kantor UNRWA Jadi Basis Militer

Mei 19, 2026
17
10 Ribu Warga Gaza Gagal Haji

10 Ribu Warga Gaza Gagal Haji

Mei 18, 2026
19
Next Post
Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanya Jawab Seputar Amalan Wanita di Bulan Dzulhijjah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630