• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Mengesahkan Penggunaan Pelacak Elektronik terhadap Warga Palestina

by Adara Relief International
Januari 8, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Tentara Israel memblokir jalan dan membatasi pergerakan warga Palestina ketika para pemukim ilegal Israel, di bawah perlindungan pasukan Israel, melakukan serangan di Kota Tua Hebron di Tepi Barat bagian selatan pada 20 Desember 2025. [Amer Shallodi – Anadolu Agency]

Tentara Israel memblokir jalan dan membatasi pergerakan warga Palestina ketika para pemukim ilegal Israel, di bawah perlindungan pasukan Israel, melakukan serangan di Kota Tua Hebron di Tepi Barat bagian selatan pada 20 Desember 2025. [Amer Shallodi – Anadolu Agency]

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel mengesahkan penggunaan perangkat pelacak elektronik terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, berdasarkan arahan baru militer Israel. Langkah ini memungkinkan otoritas Israel mewajibkan warga Palestina yang dikenai pembatasan administratif untuk mengenakan atau membawa alat pemantau elektronik secara real time, meski mereka tidak pernah didakwa, diadili, atau divonis melakukan kejahatan. Setiap upaya merusak perangkat tersebut dianggap sebagai kejahatan.

Upaya ini memperluas sistem pengawasan dalam rezim militer Israel di wilayah pendudukan. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara tegas mengecualikan pemukim ilegal Yahudi dari aturan ini, menegaskan sifat diskriminatif kebijakan yang diterapkan berdasarkan garis etnis dan kebangsaan. Arahan tersebut dikeluarkan melalui koordinasi antara militer, badan keamanan, kepolisian, kementerian kehakiman, dan otoritas hukum militer Israel.

Pengamat hak asasi manusia menilai langkah ini sebagai taktik yang menyasar warga sipil Palestina yang berada di bawah sistem kontrol administratif Israel, yang selama ini dikenal meniadakan proses hukum dan mengandalkan bukti rahasia. Penggunaan alat pelacak pada manusia berarti pembatasan mobilitas ekstrem, pengawasan berkepanjangan, serta ancaman penahanan tanpa pengadilan.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Jurnalis Antony Loewenstein menyebut upaya Israel itu sebagai “Palestine Laboratory”, yakni praktik menjadikan Palestina sebagai medan uji coba teknologi militer dan pengawasan canggih yang kemudian dipasarkan ke luar negeri. Model ini menggabungkan kekuatan militer, pengawasan massal, dan kontrol ruang hidup penduduk.

Al Jazeera pernah mengangkat dokumenter berjudul How Israel Tests Military Tech on Palestinians, yang mengungkap penggunaan teknologi kecerdasan buatan, sistem biometrik seperti Red Wolf dan Blue Wolf, pengenalan wajah, serta senjata jarak jauh di pos-pos pemeriksaan. Teknologi ini digunakan untuk memprofilkan warga Palestina, membatasi pergerakan mereka, dan memantau kehidupan sehari-hari tanpa persetujuan.

Kelompok HAM memperingatkan bahwa perluasan pelacakan elektronik dan pengawasan biometrik ini merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Konvensi Jenewa Keempat melarang kekuatan pendudukan menerapkan hukuman kolektif dan diskriminatif terhadap penduduk sipil yang berada di bawah pendudukan.

Sumber:

Daily Sabah, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Bebaskan 10 Warga Palestina dari Gaza Setelah Berbulan-bulan Ditahan Secara Tidak Sah

Next Post

Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Kemenkes Gaza Peringatkan Krisis Parah: Kekurangan Pasokan Laboratorium Ancam Layanan Medis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630